
KETAPANG,, patroli 86.com ,, Selasa 15 Juli 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos. melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Sungai Nanjung, Daerah Pemilihan (Dapil) VII. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan yang akan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
Dalam sambutannya, Achmad Sholeh menegaskan bahwa reses merupakan agenda konstitusional anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap berbagai masukan sebagai bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
Berbagai aspirasi disampaikan masyarakat, di antaranya peningkatan jalan lingkungan, pembukaan akses Jalan menggunakan alat berat, pembangunan jalan pertanian, peningkatan ruas jalan, pembangunan jembatan, normalisasi drainase, pembangunan tanggul pengendali banjir dan penahan air pasang, penambahan ruang kelas SD Negeri 08, pembangunan Masjid Istiqamah, serta pembangunan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di RT 12.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Achmad Sholeh menjelaskan bahwa setiap aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas, mekanisme perencanaan, kewenangan pemerintah, dan kemampuan anggaran daerah. Ia juga meminta masyarakat melengkapi setiap usulan dengan data lokasi yang jelas, foto, serta titik koordinat agar memudahkan proses verifikasi teknis.
Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi menyerap aspirasi masyarakat, membahas anggaran, dan mengawasi pelaksanaan pembangunan. Sementara itu, proses pelaksanaan proyek dilakukan melalui mekanisme pengadaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain menyerap aspirasi, Ketua DPRD juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Ia mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan. Saya mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. DPRD juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat upaya pencegahan di wilayah yang rawan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Sholeh juga menyampaikan bahwa DPRD telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Pertamina, dan pengelola SPBU terkait penanganan distribusi BBM yang sempat mengalami kendala. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Ketapang sebagai bagian dari pembahasan program pembangunan daerah bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Humas DPRD Ketapang
THOMAS DP KAPERWIL KALBAR)







