
Patroli 86.com ,, Miftahul Khair
Maraknya ancaman perjudian berbasis digital di kalangan remaja mendorong Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Barat untuk mengambil langkah preventif. Berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak,
Kemenkum Kalbar menggelar Penyuluhan dan Edukasi Hukum tentang Bahaya Judi Online di Madrasah Aliyah Ar-Raudhatul Islamiyah, Desa Peniti Luar, Kabupaten Mempawah, pada Senin (3/8).,viral pada tanggal 6/8/2026
Agenda pembinaan hukum daerah yang menyasar pelajar Kelas X hingga XII ini dirancang khusus untuk memproteksi generasi muda sebagai kelompok paling rentan terhadap paparan negatif arus digital.
Edukasi disampaikan secara komprehensif dalam dua sesi oleh tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum Kalbar. Pada sesi pertama, Subhan Ramadhan membedah dampak buruk judiābaik daring maupun langsung terhadap kesehatan mental, kondisi finansial, hingga masa depan remaja. Ia pun mengimbau para siswa agar bijak dan disiplin membatasi diri dalam menggunakan media sosial serta internet.
Sementara pada sesi kedua, Badaruddin menekankan pentingnya kesadaran hukum dan etika pergaulan di usia remaja. Ia mengingatkan para pelajar untuk menjauhi segala bentuk aktivitas judi serta cermat memilih lingkungan pertemanan agar terhindar dari jerat hukum yang dapat merusak masa depan.
Menutup pemaparannya, tim narasumber mengajak para siswa membuktikan bahwa generasi muda Kalimantan Barat sanggup menjadi pelopor masyarakat yang cerdas, taat hukum, dan tangguh di era digital.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa edukasi hukum ke sekolah-sekolah merupakan langkah investasi jangka panjang dalam membentengi karakter anak bangsa.
“Judi online adalah ancaman nyata yang kini menyasar usia semakin muda, bahkan pelajar yang seharusnya fokus meraih cita-cita. Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen hadir langsung ke sekolah-sekolah dan madrasah untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini, karena mencegah selalu jauh lebih baik daripada menangani akibatnya.
Pelajar yang memahami risiko hukum judi online adalah pelajar yang lebih terlindungi dari jerat pidana dan kehancuran masa depannya,” tegas Jonny.
Jonny menambahkan, kolaborasi bersama UM Pontianak dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini menjadi model sinergi efektif antara pemerintah dan dunia akademis untuk memperluas jangkauan edukasi publik. Ke depan, Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen mengintensifkan program serupa demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang makin sadar dan taat hukum)kaperwil Kalbar Thomas dp)







