
Kintamani – patroli 86.com ,, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan atau bullying. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan bullying yang digelar di SMPN 1 Kintamani, Sabtu (8/8/2026).
Kepala SMPN 1 Kintamani, I Dewa Ayu Raka Dewi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehormatan dan kebanggaan yang diberikan GOW Kabupaten Bangli kepada sekolahnya.
“Kehadiran Ibu Ketua GOW beserta rombongan menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying. Semoga melalui kegiatan ini, peserta didik kami semakin memahami pentingnya saling menghargai, menyayangi, menghormati perbedaan, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan bullying,” ujar Raka Dewi.
Sementra itu Ketua GOW Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama membangun lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk tumbuh, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri.
“Jadikan sekolah ini tempat yang aman dan menyenangkan,” ajaknya.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati antarsiswa. Perbedaan karakter, latar belakang maupun kemampuan hendaknya tidak menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merendahkan orang lain.
Lebih lanjut, Ketua GOW Bangli menyampaikan apresiasi kepada pihak SMPN 1 Kintamani, khususnya para guru dan seluruh jajaran sekolah, yang telah menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia berharap materi yang disampaikan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya saling menghormati dan peduli terhadap sesama dapat tumbuh di lingkungan sekolah.
Sosialisasi pencegahan bullying tersebut diisi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, I Ketut Darmaja. Dalam pemaparannya, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali perilaku bullying serta membangun hubungan pertemanan yang sehat di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh warga sekolah terhadap dampak perundungan. Tidak hanya siswa, peran guru dan lingkungan sekolah dinilai penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga setiap anak merasa dihargai, diterima, dan terlindungi.
Sosialisasi pencegahan bullying yang diikuti puluhan siswa siswi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian GOW Kabupaten Bangli dalam membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menghormati sesama, menjaga perasaan teman, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang positif bagi tumbuh kembang anak.








