
Masyarakat Menjerit, Harga Tak Sesuai HET_
Ketapang – patroli 86.com ,, Jumat, 7 Agustus 2026
Harga gas elpiji 3 kg di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat* kembali melonjak. Di sejumlah pangkalan dan pengecer, harga tabung melon dijual hingga *Rp40.000 sampai Rp50.000 per tabung*.
Padahal, sesuai Harga Eceran Tertinggi / HET yang ditetapkan pemerintah, harga gas 3 kg subsidi jauh di bawah angka tersebut.
Kenaikan harga ini membuat masyarakat menjerit. Banyak warga mengaku kesulitan membeli gas untuk kebutuhan dapur sehari-hari.
“Kami keberatan dengan harga segitu. Ini gas subsidi, harusnya bisa dibeli masyarakat kecil dengan harga murah. Tapi sekarang malah sampai 50 ribu,” ujar salah satu warga Ketapang.
Gas elpiji 3 kg merupakan program subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran. Lonjakan harga diduga akibat kelangkaan, distribusi tidak merata, dan penjualan di atas HET oleh oknum pengecer.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan Pertamina segera turun tangan melakukan pengawasan dan operasi pasar agar harga kembali normal dan tepat sasaran.
Jika menemukan pangkalan atau pengecer yang menjual di atas HET, masyarakat diimbau melapor ke Pertamina melalui 135 atau ke Dinas Perdagangan setempat)Yohanes R Kabiro Ketapang)








