
ROKAN HULU — patroli86.com ,, Polres Rokan Hulu menggelar apel kesiapan penanganan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi potensi kebakaran di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.
Apel digelar di Lapangan Apel Mapolres Rokan Hulu, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., dan diikuti Wakapolres Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira serta personel Polres Rokan Hulu.
Dalam arahannya, Kapolres Rokan Hulu menyampaikan bahwa kondisi Karhutla di wilayah Riau dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan perkembangan positif dengan menurunnya jumlah titik panas (hotspot). Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat seluruh personel lengah.
“Alhamdulillah, pagi ini kita tidak mengalami Karhutla yang terlalu banyak. Berbeda dengan tahun lalu, saat kita menempati posisi kedua titik hotspot di jajaran Polda Riau. Data terakhir menunjukkan jumlah hotspot di wilayah Riau dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan yang signifikan,” ujar AKBP Emil.
Meski demikian, Kapolres menegaskan kewaspadaan dan upaya pencegahan harus terus ditingkatkan. Menurutnya, keberhasilan pengendalian Karhutla tidak terlepas dari kerja keras personel di lapangan serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Saya mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di Polsek dan seluruh tim yang telah berjibaku menghadapi Karhutla. Namun, kita tidak boleh bersantai dan merasa terlena. Perhatian terhadap lingkungan harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi Karhutla. Penanganan bencana, kata dia, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kekompakan seluruh stakeholder dan masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Tidak ada yang merasa hebat sendiri atau berjuang sendiri. Keberhasilan kita bergantung pada kekompakan seluruh komponen masyarakat,” katanya.
Ia menyebut semangat gotong royong yang selalu ditekankan Kapolda Riau harus menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi ancaman Karhutla yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Setiap stakeholder memiliki tugas masing-masing. Mari saling bahu-membahu untuk mengatasi permasalahan ini,” ujarnya.
Dalam apel tersebut, Polres Rokan Hulu juga melakukan pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana penanganan Karhutla. Peralatan yang diperiksa antara lain tabung oksigen, helm safety, wearpack tahan api, regulator oksigen medis, senter, sarung tangan, mesin pompa air portabel, selang pemadam lengkap dengan nozzle, kempu atau tandon air berkapasitas 1.000 liter, SCBA, kepyok pemadam api, serta masker.
Selain itu, kesiapan kendaraan operasional turut diperiksa, terdiri dari delapan unit sepeda motor, tiga unit kendaraan R4, satu unit R6, serta satu unit R8/AWC.
Sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan personel, Sie Dokkes Polres Rokan Hulu juga membagikan perlengkapan keselamatan pribadi berupa masker dan vitamin kepada personel.
Kapolres mengingatkan seluruh personel agar tetap siap menghadapi kemungkinan perubahan kondisi cuaca dan potensi meningkatnya kembali ancaman Karhutla.
“Kita tidak tahu apakah kondisi ini masih dalam tahap El Nino atau adanya modifikasi cuaca lainnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama berdoa agar siklus ini dapat kita lewati dan selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. *(Humas Polres Rohul)*








