
Tujuan pemberitaan ini adalah untuk pengawasan publik dan perbaikan mutu pendidikan._
TANGGAMUS, LAMPUNG PATROLI86.COM – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan senilai `Rp 2.392.644.000` dari APBN 2026 di SMP Muhammadiyah 2 Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, diduga kuat dikerjakan asal-asalan.
Hasil investigasi tim PATROLI86 pada 09-10 September 2026 menemukan sedikitnya 6 kejanggalan fatal yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan keselamatan siswa.
Sesuai aturan Kemendikdasmen, papan proyek wajib memuat nama pelaksana, nilai kontrak, dan konsultan. Fakta di lapangan hanya tertulis `P2SP`. Tidak ada identitas jelas. Siapa yang bertanggung jawab atas uang rakyat 2,3 Miliar?
Ditemukan atap `Multiroof` ketebalan 0,3mm. Padahal standar minimal 0,35mm. Saat dites bisa ditekuk tangan. Rangka plafon juga tanpa merek dan tanpa SNI. Ini jelas menyalahi spesifikasi teknis.
Pekerja terlihat bekerja di ketinggian tanpa safety belt. Hanya mengandalkan helm. Keselamatan kerja diabaikan demi mengejar target 120 hari kerja.
Dokumentasi tim PATROLI86 bertanggal `Rabu, 09/09/2026 09:36 WIB` di `Kec. Talang Padang` menunjukkan keramik merk `SPECTRUM` disimpan sembarangan. Dus terbuka, penyok, ditumpuk di lantai. Bahkan 1 keping terlihat sudah pecah di ujung. Penyimpanan tanpa palet ini rawan membuat seluruh material cacat sebelum dipasang di ruang kelas.
Pengecoran dilakukan langsung di atas tanah tanpa alas. Perbandingan terlihat 4 angkong pasir : 1 sak semen. Jauh dari standar mutu konstruksi.
Saat dikonfirmasi, pihak yang mengaku penanggung jawab proyek justru menyatakan “tidak ada di lokasi”. Sikap ini menimbulkan tanda tanya besar.
Program ini adalah tanggung jawab bersama Kemendikdasmen dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus di bawah kepemimpinan Bupati Moh. Saleh Asnawi.
Sebagai kepala daerah, kami yakin Bapak Bupati Moh. Saleh Asnawi tidak ingin program baik dari Pemerintah Pusat dicoreng oleh oknum di lapangan. Demi nama baik Tanggamus dan masa depan anak-anak kita, kami memohon Bapak berkenan meninjau langsung lokasi untuk memastikan dana 2,3 Miliar benar-benar tepat sasaran.`
PATROLI86 mendesak Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen, Inspektorat Kab.Tanggamus, dan Kejari Tanggamus` untuk segera melakukan audit menyeluruh.
Jangan sampai dana rakyat hanya jadi bangunan rapuh. Ini soal integritas, mutu, dan nyawa anak bangsa.`
Hingga berita ini tayang, pihak sekolah dan pelaksana belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi PATROLI86 menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No. 40 Tahun 1999. Kami membuka ruang hak jawab seluas-luasnya.
Maulani









