
PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG
Selasa, 20 September 2026 | 10.30 WIB | TKP: Salah Satu Sekolah di Wilayah Polsek Taman Sari – Polresta Pangkalpinang – Sumber: BUSER POLRESTA
Dunia pendidikan tercoreng! Pangkalpinang ada guru yang tembak mati masa depan muridnya sendiri! MEMALUKAN!
Seorang oknum guru berinisial AD ditangkap dan diborgol polisi tepat di dalam sekolah saat jam pelajaran berlangsung, setelah ketahuan mencuri ponsel dan laptop milik siswanya sendiri. Motifnya: Kecanduan JUDI ONLINE!
DETIK-DETIK PENGGEREBEKAN DI KELAS – 17 SEPTEMBER 2026
Video penggerebekan dari BUSER Polresta Pangkalpinang ini viral.
Terlihat AD, memakai kemeja batik guru, wajah pucat, tas hitam masih di punggungnya, dikepung anggota Reskrim di dalam kelas di depan murid-muridnya yang melongo.
Awalnya ia masih mengelak, pura-pura lupa:
> Petugas: “Berapa barang yang kau curi? Berapa banyak? Untuk murid. Laptop, laptop ada berapa? Hah? Terus? Satu. Handphone? Handphone satu.”
> Guru AD: “Murid… Pada saat… Murid apa? Murid siapa? Murid hah? Murid kamu kan?”
Petugas langsung geledah tas hitamnya. Dan di situlah bukti kesesatan terbuka!
> POLISI TEMUKAN PONSEL DAN LAPTOP SISWA DI TAS GURU
> GURU DITANGKAP KARENA CURI PONSEL & LAPTOP SISWA
> GURU BERAKSI SAAT PELAJARAN BERLANGSUNG
Dari dalam tas ditemukan 1 unit laptop dan 1 unit handphone milik muridnya sendiri yang baru ia curi 10 menit sebelumnya.
MODUS LICIK – MANFAATKAN MURID FOKUS BELAJAR
Menurut Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Ogan Arif Imani, modus AD sangat licik dan tidak bermoral:
AD mencuri saat ia sendiri sedang mengajar di depan kelas! Saat murid fokus mencatat pelajaran, ia berkeliling kelas pura-pura mengawasi, lalu menyikat laptop dan HP yang ada di atas meja siswa.
Barang curian rencananya langsung dijual untuk modal DEPOSIT JUDOL!
> “Dampak kecanduan judi online bisa memantik tindak kejahatan lain. Seperti seorang guru di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Ia nekat mencuri ponsel dan laptop milik siswa untuk jadi modal main judi online,” kata narator BUSER.
AKP Ogan Arif Imani menegaskan motifnya:
> “Motif pelaku kami curigai dan kami duga pelaku ini butuh uang untuk judi online.”
HUKUMAN: DIPECAT TIDAK HORMAT & BUI 7 TAHUN!
Saat diborgol dan digiring ke mobil polisi, AD hanya bisa tertunduk malu. Guru yang seharusnya jadi teladan, kini jadi tontonan muridnya sendiri diborgol karena judol.
> “Pelaku tidak hanya terancam kehilangan pekerjaan sebagai seorang guru tapi juga siap-siap merasakan dinginnya penjara selama tujuh tahun sesuai pasal tentang pencurian.”
Peringatan Keras! sampai guru yang curi laptop murid demi judol – semua berawal dari keserakahan dan kecanduan! Kalau guru saja sudah begini, mau jadi apa generasi kita?
Tim Redaksi Investigasi – Billy Pratama Raharjo








