
JAKARTA,, patroli 86.com ,,
Lokasi: Lobi Gedung Bundar – Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan | Waktu: Kamis, 18 September 2026 | Rilis Viral: Minggu, 20 September 2026 | Sosok: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah – Rompi Tahanan PIDSUS No. 22
Gedung Bundar bergetar! Sosok yang dulu paling ditakuti koruptor, yang obrak-abrik kasus timah, impor gula, Duta Palma, kini keluar dengan tangan diborgol, rompi pink PIDSUS No. 22, tapi mulutnya tetap menyala!
Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya buka suara setelah ditetapkan tersangka dugaan pemerasan. Dan pernyataannya bikin satu Kejaksaan Agung merinding!
18 SEPTEMBER 2026 – LOBI KEJAGUNG – DETIK-DETIK AMUKAN FEBRIE
Dikawal ketat polisi dan jaksa, Febrie berhenti di depan puluhan wartawan. Dengan suara bergetar menahan amarah, ia bicara blak-blakan:
1. KALIMAT PALING MENUSUK: KITA YANG DIGERGAJI!
> “Semua perkara besar kita ambil. Tapi akhirnya justru kita yang digergaji.”
Kalimat itu jadi bom! Siapa yang gergaji? Siapa yang takut dengan perkara besar yang diambil Febrie?
2. REKAM JEJAK BERSIH, TIDAK PERNAH DIHUKUM!
> “Saya tidak pernah dijatuhi hukuman di pengawasan. Diperiksa belum pernah. Dilaporkan belum pernah. Nah sekarang disangkakan pemerasan.”
Ia tantang wartawan cek ke Jamwas Kejagung! Selama jadi Jampidsus, tidak ada satu pun laporan pelanggaran!
3. TANTANG TANYA TIM 9 – TIM ELITE GEDUNG BUNDAR!
> “Kalian bisa tanya ke pengawasan itu. Saya juga tadi bicara dengan anak buah saya Tim 9. Pernahkah selama saya mimpin, pernahkah diajari dengan perbuatan-perbuatan seperti itu. Kalian cermati itu.”
Tim 9 adalah tim penyidik elite yang ia bentuk sendiri untuk sikat koruptor kakap!
4. SINGGUNG PRESTASI 300 TRILIUN – SATGAS PKH!
> “Banyak prestasi yang sudah disampaikan oleh kita di Gedung Bundar. Perubahan Gedung Bundar begitu besar ketika kita pegang. Apalagi Ketua Satgas PKH. 300 T setahun kita kembalikan. Semua perkara besar kita ambil.”
Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang ia ketuai klaim berhasil kembalikan 300 TRILIUN aset negara dalam setahun! Angka gila!
5. ANCAMAN PALING TAJAM – DATABASE ABADI!
Ini yang bikin semua orang di Gedung Bundar terdiam:
> “Tapi jangan lupa. Database di Gedung Bundar itu akan jadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar. Dan saya yakin junior saya yang selama ini telah kita didik itu pasti akan punya keberanian untuk bangsa dan untuk rakyatnya.”
Artinya jelas: Semua data perkara besar, semua nama yang terlibat, semua tersimpan abadi! Tidak bisa dihapus! Dan juniornya akan lanjutkan perang!
6. HARAP HAKIM JERNIH:
> “Saya ingin nanti di pengadilan hakim dapat melihat ini dengan jernih, karena apa perkara ini muncul.”
Febrie dan beberapa jaksa ditetapkan tersangka dugaan pemerasan hanya beberapa minggu setelah ia gencar usut kasus raksasa. Hingga kini Kejagung belum rinci pasal pemerasan apa yang disangkakan.
Apakah ini kriminalisasi? Apakah ini balas dendam koruptor yang kasusnya diambil Febrie? Database abadi itu menyimpan jawabannya!
Tim Redaksi Investigasi – Billy Pratama Raharjo








