Probolinggo, patroli86.com – Polres Probolinggo menggelar gebyar vaksinasi booster bagi masyarakat di Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan, Jum’at (10/2/2023). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung akselerasi percepatan vaksinasi booster Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.
Gebyar vaksinasi booster ini digelar dalam kegiatan Jum’at Curhat yang rutin digelar oleh Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi berupa dialog interaktif bersama masyarakat.
Turut hadir dalam giat tersebut Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Kadafi, Kasat lantas AKP. H.M Sapari, PJU polres Probolinggo , camat krejengan Bambang Heri wahjudi, Danramil Krejengan Kapten Czi Bagus Budi Handoko, Kapolsek Krejengan IPTU Maruji, Kades Temenggungan Dan Kades se Kecamatan Krejengan, serta tokoh masyarakat Dan tokoh agama Desa Temenggungan.
Untuk diketahui oleh masyarakat, bahwa program Jumat curhat ini akan dilakukan oleh Polres Probolingho di setiap Minggu nya dihari Jumat ditempat yang berbeda, Sehingga dalam pelaksanaannya masyarakat dapat bertukar informasi, menyampaikan permasalahan yang terjadi sehingga didapatkan solusi demi terwujudnya kondusifitas diwilayah Hukum Polsek Krejengan Polres Probolinggo.
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi kepada patroli86.com mengatakan,” Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengajak masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 agar memiliki daya tahan tubuh terhadap Covid-19. Vaksinasi ini penting meskipun saat ini telah mereda dan status PPKM telah dicabut Presiden RI Joko Widodo.
Pencabutan PPKM bukan berarti Covid-19 telah hilang. Oleh karena itu masyarakat yang belum mendapat vaksin agar segera divaksin sehingga memiliki kekebalan tubuh untuk dapat beraktivitas seperti dahulu kala,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres Probolinggo menjelaskan,
Jumat Curhat merupakan agenda rutin mingguan sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi Polri serta kebijakan Kapolda Jatim dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan gerakan semangat untuk melayani dan bertindak untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing. Untuk mempermudah pembuatan SIM, kami telah mempunyai program dengan nama ‘TAK JALDIS’ yang dapat diikuti masyarakat sebelum melakukan pembuatan SIM,” ucapnya
Lanjut Kapolres Probolinggo jika tujuan kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa menyampaikan keluhan, uneg uneg serta saran masukan tentang pelayanan kepolisian, supaya bisa tindak lanjuti segera.
“Monggo yang mau curhat atau kasih masukan tentang kerja pak Polisi Probolinggo dan informasi lainnya bisa langsung melalui kegiatan Jumat Curhat ini,” jelasnya .
AKBP Teuku Arsya Khadafi menambahkan jika kegiatan jumat curhat ini juga serentak dilaksanakan oleh para Kapolsek jajaran Polres Probolinggo di wilayahnya masing masing.
“Saya juga perintahkan kepada para kapolsek juga wajib setiap jumat menggelar jumat curhat baik di kantor atau ke desa desa,” tambahnya.
Seperti tadi beberapa Kepala Desa serta warga masyarakat Desa temenggungan menyampaikan keluh kesah, curhatan atau saran masukan kepolisian, supaya kami bisa tindaklanjuti segera,” pungkasnya.
Kepala Desa temenggungan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Probolinggo serta Polsek Krejengan dalam rangka kegiatan Jumat Curhat untuk menyambung dan mempererat silaturahim anatara pihak Kepolisian dengan Masyarakat, apabila kegiatan terus berlanjut, Insya Allah wilayah hukum Desa Temenggungan yang dipimpin bapak Kapolres dapat menciptakan situasi aman terkendali,” tuturnya.
“Kita sangat mengapresiasi apa dilakukan Bapak Kapolres Probolinggo bertatap muka dengan warga mendengar keluhan. Tidak menutup kemungkinan, apabila kegiatan terus berlanjut, Insya Allah wilayah hukum Desa Temenggungan yang dipimpin AKBP Teuku Arsya Khadafi dapat menciptakan situasi aman terkendali,” ungkapnya .
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Probolinggo, harapan kami kegiatan ini dapat terus berlanjut, agar pihak kepolisian dapat langsung mendengar keluh kesah dari masyarakat” tutup kades.(Ali)







