
Patroli86.com, Jambi – Sistem sartifikasi Indonesian Sustainable Plam Oil (ISPO) adalah suatu kebijakan Kementrian Pertanian yang bertujuan meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia, mengurangi gas rumah kaca, serta memberikan perhatian terhadap masalah lingkungan dan juga sosial ketenagakerjaan.
Penyelenggaraan sartifikasI perkebunan sawit berkelanjutan Indonesia diatur dalam Peraturan Menti Pertanian no 38 Tahun 2020, yang berisi kriteria dalam pemenuhan legalitas, pengelolaan lingkungan, dan tanggungjawab sosial.

Perkebunan sawit PT. Jambi Batanghari Plantation dan PKS PT. Angso Duo Sawit hari ini Kamis 28/12/2023 resmi menerima sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dari PT. TSI Sertifikasi Internasional, di hasiri Kadisbun Provinsi Jambi H. Agus Rizal dan Kadis LH Kabupaten Muaro Jambi Evi Syahrul. Sertifikat ISPO diberikan kepada Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. JBP dan PT. ADS.
Unit PKS dan perkebunan tersertifikasi adalah Kebun PT. JBP dengan luas total 2.000 hektar terletak di Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi dan PKS PT. ADS dengan kapasitas 45 Ton TBS/Jam, yang berlokasi di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
Ir. H. Yosep Supriadi Direktur PT. TSI Sertifikasi Internasional, memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen Perkebunan PT. JBP dan PKS PT. ADS yang telah lulus audit sertifikasi ISPO. Dengan memiliki sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan telah mempunyai kesiapan memasuki pasar bebas ASEAN yang biasa kita kenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Dengan adanya sertifikat ini perusahaan harus lebih baik dan efisien dalam berbagai kegiatannya. Produksi menjadi lebih bagus dan kerja menjadi lebih efisien sehingga kita akan mampu menempati posisi sebagai perusahaan pemenang dan berkelas dunia sebagai produsen kelapa sawit di level global dan nasional,” ujarnya dalam acara Serah Terima Sertifikat ISPO di Ruang Aula Aston Hotel di Kota Jambi.
PT. TSI Sertifikasi Internasional menjadi lembaga sertifikasi ISPO untuk kebun PT. JBP dan pabrik kelapa sawit TP. ADS.
Endar Prihatara perwakilan Managemen Perkebunan PT. JBP dan PT. ADS mengatakan bahwa proses audit sertifikasi mulai berjalan dari tahun 2022. Dalam kegiatan audit ISPO, bagian yang paling ditekankan di awal adalah dari aspek legalitas. Proses berikutnya adalah memeriksa kegiatan tata kelola sawit yang berkelanjutan.
“Proses sertifikasi ini terbilang lancar, ini berkat kerjasama yang baik antara PT. JBP dan PKS PT. ADS dengan PT. TSI Sertifikasi Internasional. Dari PT. JBP kami secara terbuka dan proaktif menunjukkan data dan persyaratan ISPO kepada PT. TSI,”ujar Endar.
Ir. H. Yosep Supriadi Direktur PT. TSI Sertifikasi Internasional, mengatakan tujuan utama PT. TSI Sertifikasi Internasional adalah ingin membantu dan memberikan nilai tambah kepada partnernya supaya menjadi lebih baik dan dapat mengimplementasikan praktek perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan (sustainable) dengan lebih baik. Ini sesuai dengan motto PT. TSI Sertifikasi Internasional yaitu “Excellence in Everything”.
“PT. JBP ini menjadi partner kami yang mendapatkan sertifikat ISPO. Selama proses sertifikasi, antara PT. TSI dengan PT. JBP telah menjalin kerjasama yang baik,” ungkap nya.
Directur PT. TSI Sertifikasi Internasional, menjelaskan bahwa PT. JBP dan PKS PT. ADS memiliki kesiapan yang bagus dalam proses sertifikasi ISPO.
Hamdi Zakaria








