
Tulang bawang barat,,PATROLI86.COM,,
Oknum Kasek (Kepala sekolah) SMP Negeri 21 (Sekolah Menengah Pertama Negeri) 21 Tulang bawang barat di duga Halalkan jajaran gurunya lakukan Pungli (Pungutan liar) terhadap siswa sekolah tersebut dari masing-masing siswa kelas 7, 8 dan kelas 9 hingga menuay perhatian warga, minggu (21-1) 2024
Pasalnya, saat tim wartawan kunjungi sekolah tersebut beberapa warga seputaran selaku wali murid dan beberapa siswa sekolah menerangkan tentang keluhan mereka terhadap tim wartawan bahwa di sekolahan tersebut pihak sekolah atau guru sekolah ataupun wali kelas masing-masing melakukan penarikan dana sebesar RP 50 ribu rupiah persiswa terhadap siswa sekolah masing -masing kelas, dari kelas 7,8 hingga kelas 9 yang menurut mereka selaku nara sumber, kegunaan dana tersebut untuk biaya bangunan sekolah.
Kenapa sekolah sudah jelas- jelas menerima bantuan dana BOS (Bantuan oprasional sekolah) masih saja kurang alias tamak lakukan Pungli, apakah Kepala sekolah tidak tau dan tidak mengerti tentang aturan larangan Pemerintah waw mirisnya, ataukah Kasek tersebut telah merasa Kebal Hukum
menurut informasi yang di gali dari beberapa keterangan dari beberapa wali murid seputaran selaku nara sumber yang engan di tuliskan identitas di tambah nara sumber murid di sekolah tersebut saat dipintai keterangan, Mereka menjelaskan
“wah semenjak kepala sekolah baru ini, aturanya agak beda ya pakai biaya tek bengek segala macem, sehingga anak- anak kita, kita harus di bebani dana bangunan sekolah Rp 50 ribu rupiah persiswa, gila ya budi kepala sekolah baru ini,” Beber mak emak yg enggan di sebut identitas nya
“Padahal kalau Kepala sekolah sebelumnya anti benar ya kayaknya dengan adanya urusan minta uang terhadap siswa, mungkin bawaan orangnya ya,” sambung nya
Dikonfirmasi tim media via seluler Kepsek Budi membenarkan tentang penarikan dana tersebut.
“Sebenarnya itu adalah hajatnya komite, dan saya tidak tau menau, bahkan saat rapat komite saja saya tidak hadir kok,” Kata Budi Kasek
“Terkait para siswa kelas 7,8 dan kelas 9 yg katanya bayar dengan guru ataw wali kelas masing-masing, itu sebenarnya mereka para guru atau wali kelas tersebut hanya sekedar membantu pihak Komite Sekolah saja,” Sambung nya
Di sekolahan tersebut di konfirmasi tim media beberapa siswa siswi sekolah, tampa basa- basi mereka menjelaskan.
“Ia benar pak kami selaku siswa -siswi di SMP ini dicintai uang Rp 50 ribu persiswa, bayarnya dengan wali kelas kami masing, semua kami itu kok tampa terkecuali dari kelas 7 hingga jelas 9 sama kok pak,” Papar para siswa
Dengan adanya permasalahan Pungli (Pungutan liar) yang terjadi di sekolahan ini SMP Negeri 21 Tulang bawang barat tentunya akan menjadi volemik serta buat malu Dinas Pendidikan Tulang bawang barat, di karna kan di aturan Pemerintah Pusat dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di tambah aturan Ambudsman yang namanya Pungli tersebut memang tidak di bolehkan tumbuh liar harus di berantas,
bahkan di haramkan menurut Ambudsman apapun alasannya, apalagi sekolahan tersebut sudah menerima dana BOS. Dan khususnya dunia Pendidikan di wilayah Tulang bawang barat ada program Unggulan tentang kedisiplinan, ketika ada oknum pihak sekolah yang terlibat dalam perilaku pelanggaran atau larangan hal tersebut maka secara tidak langsung baik itu unsur sengaja atau tidak atau dengan alasan tidak tau dan selip dan apapun alasan nya, Pihak sekolah tersebut sudah merusak nama baik Dinas Pendidikan Tulang bawang barat dan juga disitu jelas ada Undang-undang di aturan hukumnya yang melarang serta disitu jelas ada sangsi Pidana nya juga bagi pelanggarnya.
Apalagi Budi Kepsek sudah jalan dua (2) tahun ngejabat Kasek di sekolahan tersebut, mungkinkan perihal Pungli di sekolahan tersebut sudah kedua kalinya berturut – turut dari ajaran tahun 2022, 2023 dan ajaran tahun 2023 ke 2024 hal itu dilakukan di karna kan menurut yang sudah -sudah dimanapun tempat dia bertugas jabat Kepsek pasti Sekolahan tersebut senter dengan masalah pungli, besar kemungkinan oknum kasek ini telah merasa kebal Hukum, belum lagi ditambah dugaan persoalan, Sudah dua tahun jalan Budi menjabat Kasek di SMP ini, masa ia dinding ruang kelas hampir menyeluruh warnanya pudar seperti ibu- ibu melahirkan, Pucat pasi. Lalu Dikemanakan dana BOS (5) persen, selama ngejabat jalan dua tahun, sementara jika di kulasi sekolahan dalam hitungan siswa lebih dari 300 dalam kurun waktu dua tahun, lumayan juga kan hitungan dananya. (Hel….)
Tunggu edisi selanjutnya akan kita kupas habis sampai ke akar” nya
Tmrin







