
Sulteng ,, PATROLI86.COM ,, Pelantikan Pengurus DPD PERSAGI Sulteng Periode 2023-2028 berlangsung di Hotel Best Western Coco, Palu, Senin (04/3/24). Pengurus DPD PERSAGI Sulteng dilantik langsung oleh Ketua Umum PERSAGI Kombes Pol. Rudatin, SKM, M.Si.
Mengawali Sambutannya, Ketua PERSAGI Sulteng terpilih Yudiawati Vidiana Windarrusliana menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepadanya untuk kedua kalinya terpilih dan mewakili Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulteng, menurutnya Pelantikan Pengurus DPD Persagi Sulteng dan DPC Persagi Kota Palu dan Kabupaten Donggala bukan hanya sebuah momen pelantikan tetapi juga awal suatu perjalanan yang penuh tanggung jawab dan harapan

“sebagai pemimpin Saya menyadari betapa besarnya amanah yang telah diberikan, ini adalah tanggung jawab yang tidak hanya terletak pada pundak saya sendiri tetapi merupakan tanggung jawab bersama kita semua anggota untuk mewujudkan visi dan misi bersatu sampai lima tahun ke depan maju bersama dengan DPD persagi Sulawesi Tengah ciptakan gizi optimal masyarakat sehat”ujarnya
Menurut Yudiawati visi dan misi Persagi menjadi Kompas perjalanan, iapun yakin dengan kerjasama bersama pemerintah organisasi profesi organisasi kemasyarakatan dan dukungan penuh dari seluruh anggota Persagi dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat yaitu bisa memberikan kontribusi dalam percepatan penurunan Stunting di Provinsi Sulawesi Tengah serta permasalahan kesehatan dan gizi lainnya.
Sementara itu Ketua Umum PERSAGI Kombes Pol. Rudatin melalui kesempatan itu mengungkapkan bahwa Visi Indonesia Tahun 2024 ialah Indonesia Emas, Untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045 tersebut Indonesia harus memiliki Generasi yang memiliki SDM yang unggul, sehingga penekanan ataupun penurunan angka Stunting merupakan salah satu faktor untuk mencapai visi Indonesia emas tersebut.
Iapun berharap pihak ahli gizi yang berada diwilayah kecamatan yaitu puskesmas ataupun Pustu diwilayah pedesaan untuk lebih aktif untuk bergerak bersama bersama tim PKK dalam rangka penanggulangan serta penekanan Stunting.
“Kader PKK ada di desa merupakan ujung tombak Posyandu, tetapi kapasitas building nya, peningkatan kemampuan dari para kader yaitu ada di teman-teman para ahli gizi yang berada di Puskesmas, saya mohon teman-teman ahli gizi yang ada di daerah untuk aktif kerana hal tersebut merupakan tanggung jawab ahli Gizi yang berada di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu).”pungkasnya

Melalui kesempatannya Wakil Gubernur Sulteng H.Ma’mun Amir mengapresiasi atas dilantiknya DPD dan DPC Persagi, menurutnya potensi rentan permasalahan Gizi berada di wilayah pedesaan, untuk itu ia berharap setiap desa harus memiliki Pustu dan petugas ahli gizi di setiap desa, untuk itu Wagub meminta para ahli gizi harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah untuk menyelesaikan masalah terutama kesehatan dan gizi
“Kita sama-sama memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan Masalah sesuai dengan profesi masing-masing.”kata Wagub
Turut hadir Kepala OPD Terkait, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Widya Nusantara Organisasi Profesi Kesehatan lainnya seperti IDI, IBI, PPNI, dan seluruh anggota DPD PERSAGI Sulteng dan DPC PERSAGI Kota Palu dan Kabupaten Donggala.
*Biro Adpim Setda Prov Sulteng*
Fitri








