
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Dalam rangka rembuk Stunting Pencegahan Penurunan Stunting Tingkat Desa Tahun Anggaran 2025 Desa Dampal Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan baik, Bahkan satu satunya Desa Dampal Zero Stunting demikian Menurut Kepala Puskesmas Punggava Tompe Adwan kepada Awak Media Ini usai acara Rembuk Stunting di Aula Kantor Desa Dampal, Kecamatan Sirenja Donggala, Selasa, 20 Mei 2025.
Kepala Puskesmas ( Tapus ) Punggava Tompe Adwan Mengatakan, Kalau Stunting Kecamatan Sirenja dari 18 Puskesmas 16 Kecamatan Alhamdulillah Sirenja yang paling rendah untuk penanganan Stunting.
Jadi upaya – upaya yang melakukan adalah Puskesmas terutama Petugas Gizi, Promkes yang di dampingi oleh KPM, Kades Pos Yandu, seluruhnya di monitoring oleh Pemerintah Desa.
Selama ini masih di data ini yang harus kita Konekan antara Kecamatan, Puskesmas dan BKKBN jadi data itu setiap bulannya terinput, jadi dari semua data itu insyaallah terlihat, berarti semua kegiatan yang di lakukan Stunting terlaksana dengan baik
Kapus Punggava Tompe Adwan berharap, untuk Kecamatan Serenja 13 desa ini ada desa Zero Stunting itu yang kami harapkan supaya selama kegiatan ini yang kami lakukan insyaallah bisa di pandang berhasil, adapun zero Stunting Terget itu salah satunya adalah Desa Dampal Kecamatan Sirenja, karena dukungan pemerintah nya insyaallah mereka bisa terwujudkan harap Adwan.
Hal yang sama mewakili Camat Sirenja Marguni Firdaus karena ada kegiatan di hari yang sama Sekretaris Kecamatan Sirenja Mohamad Safar Menyatakan, Rembuk Stunting yang di laksanakan di dalam upaya permasalahan stunting yang ada di desa dan bagaiman solusi masalah Stunting itu kata Sekcam Mohamad Safar.
Lanjut nya, kebijakan mengatasi Stunting ini yang ada di tingkat desa, tingkat Kecamatan dan kita dorong ke tingkat Kabupaten itu pun kalau memungkinkan kalau dana desa kita upayakan kita dorong melalui Pemerintah Daerah Kabupaten, hingga hari ini ada permasalahan Rembuk stunting. Dan terkait contoh masalah penanganan gizi, masalah pos Yandu, ada permasalahan dan memang kita butuhkan Kecamatan Sirenja Desa Dampal interfensi melalui Pemerintah Kabupaten seperti Jamban dan lain lain. Insyaallah nanti oleh Pemdes tentu menyangkut datanya pak camat akan laporkan kepada instansi tehnis yang terkait yang menangani masalah Rumah layak huni dan masalah lainnya. Mudah – mudahan Sirenja dengan kegiatan Rembuk Stunting ini yang pertama bisa mempertahankan sebagai Kecamatan yang terbaik sebagai upaya interfensi pencegahan Stunting mudah – mudahan juga ke depan ada Desa Zero Stunting yang bisa lahirkan di Kecamatan Sirenja Alhamdulillah ini lebih cepat rembuk Stunting di desa Dampal dan mudah mudahan menjadi contoh untuk desa desa lainnya ujar Mohamad Safar Sekretaris Kecamatan Sirenja.
Sementara Kepala Desa Dampal Irwan Hi. Nasar menyatakan, Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik antar Kapus, Ibu ibu PKK , Kader Pos Yandu hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan lainnya demi untuk menangani dan tentu untuk mengurangi / memperkecil sehingga Stunting di desa Dampal terwujud Zero Stunting. terang nya tutur Kades Dampal Irwan Hi.Nasar.
Bhabinkamtibmas mewakili Kapolsek Sirenja Bripol Syamsul menyampaikan, Dengan adanya Rembuk Stunting ini kiranya dapat mendukung program Pemerintah melalui tingkat provinsi Kabupaten, dan Kecamatan , semoga dengan adanya kegiatan stunting dan masalah stunting ini bisa memberikan harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat desa Dampal dalam hal ini saya selaku Bhabinkamtibmas senantiasa menghimbau kepada warga masyarakat desa Dampal untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat tegas Brigpol Syamsul.
Babinsa Desa Dampal Mewakili Koramil 1306 – 13 / Sirenja sangat mengapresiasi masalah kegiatan Rembuk Stunting, kegiatan ini bukan semata – mata hanya kita sepihak dari Puskesmas yang bisa mengantisipasi semuanya tergantung para peserta kita sebagai orang tua, aparat desa , tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan semua bisa partisipasi dalam hal Stunting ini untuk memajukan Indonesia Mas Tahun 2045 mari kita sama sama, kita cegah stunting menuju Indonesia Sehat dan Indonesia Mas harap Babinsa.
Pada acara Rembuk Stunting di hadiri para Camat Sirenja Marguni Firdaus di Wakili Oleh Sekcam Sirenja Mohamad Safar, Kapus Punggava Tompe Adwan, Babinsa Koramil 1306 – 13/ Tompe Serda Dedi .S, Bhabinkamtibmas Polsek Sirenja Polres Donggala Brigpol Syamsul, Kades Dampal Irwan Hi. Nasar, Sekretaris Desa Dampal Moh. Rivail, Perangkat Desa Dampal,
Koordinator KB , Promkes Iyan, Para Kader Ayu Astian, Nurseha, Nurlia, KUA Yunita Adriani, SHi, Ahwan, Kadus 1 Rustam, Ketua BPD Misna, Pendamping Desa Arif, Pembaca Doa Pak Imam Arwan, Kadus 2, Kadus 3 Nursyam
Diakhir Rapat rembuk Stunting diadakan kesepakatan bersama /Tanda tangan bersama. ( Hard ).







