
Riau Patroli86.com
Kanwil PT. Jasa Raharja Riau bersama dengan Persatuan Insinyur Indonesia, mengelar acara FGD lintas sektoral pencegahan kecelakaan transportasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Aula Lt IV Gedung Rawi Kuning Rektorat Universitas Islam Riau, Jl. Kaharuddin Nasution, Marpoyan Pekanbaru.
Hadir pada acara tersebut sekaligus membuka kegiatan, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau, Ir. Ulul Azmi, Wakil Rektor I Prof. Dr. Faturrahman, Kabid. Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau, Wahyu Anugerah,ST sekaligus mewakili Gubernur Riau.
Kepala PT. Jasa Raharja Kanwil Riau, M. Hidayat, selaku keynote speaker membawakan tema, Peran Jasa Raharja dalam Pencegahan Kecelakaan Transportasi dan Perlindungan Korban di Provinsi Riau. Selanjutnya, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat sebagai pembicara dengan Topik Penegakan Hukum dan Edukasi Keselamatan Transportasi di Jalan Raya.
Dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau hadir Suriyatno,ST.MT menyampaikan Topik : Standar Infrastruktur Jalan Aman dan Kontribusi Rekayasa Sipil, Dr.Ir.Muchammad Zaenal Muttaqin,ST, Dosen Universitas Islam Riau sekaligus Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Provinsi Riau denghan Topik Konstribusi Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Teknologi dan Edukasi Keselamatan Mode Transportasi.
Direktur PT. Adhi Jalintim Riau Ir. Lalu Iqbal Kamaludin,ST.,MBA membawakan materi, Konstruksi Jalan Berbasis Safety Engineering. Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau Muttaqin,ST.,M.MTr dengan Topik : Pengendalian dan Penegakan ODOL Sebagai Upaya Perlindungan Pengguna Jalan dan Pencegahan Kecelakaan. Dari KSOP Kelas I Dumai Dr.Capt.Tommy Aronda,M.Si.,M.Mar menyampaikan topik Keselamatan Transportasi Laut: Pengawasan dan Penanganan Risiko Kecelakaan Pelayaran, serta Praktisi K3 / Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia Provinsi Wilayah Riau Dr.(Cand).Ir.Rival Lino,ST.,MT.,IPU.,ASEAN Eng dengan topik : Manajemen Risiko dan K3 Terintegritas dalam Sistem Transportasi Modern: Dari Infrastuktur ke SDM.
Dengan jumlah peserta dalam kegiatan ini lebih kurang 250 Orang terdiri dari Insinyur, Instansi Jaminan Sosial, Dosen dan Mahasiswa, kegiatan berjalan dengan baik disertai diskusi.
Ketua PII Wilayah Riau, Ir. Ulul Azmi di Provinsi Riau mengatakan, PII memperakarsai kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara keinsinyuran, lembaga pemerintah, lembaga jaminan sosial, dan dunia usaha untuk memperkuat budaya keselamatan melalui penerapan teknologi dan pendekatan edukatif.
Dikatakan, Propinsi Riau sebagai wilayah dengan aktivitas industri, transportasi, dan konstruksi yang tinggi menghadapi tantangan serius dalam hal kecelakaan kerja dan transportasi. Kejadian kecelakaan laut, darat, serta insiden di tempat kerja semakin menunjukkan urgensi pendekatan sistemik dan kolaboratif lintas sektoral.
“Melalui FGD ini upaya meningkatkan koordinasi antar instansi dalam mencegah kecelakaan kerja dan transportasi. Mengidentifikasi peran strategis insinyur dalam pengembangan sistem keselamatan. Mendorong pemanfaatan teknologi keselamatan dan program edukasi berkelanjutan.” Demikian Ulul Azmi mengatakan kepada media.
Kepala PT. Jasa Raharja Wilayah Riau, Muhammad Hidayat mengatakan, kegiatan sinergitas Jasa Raharja dan keinsinyuran dan lintas sektoral ini, sebagai upaya memadukan keahlian teknis, kebijakan, teknologi, dan edukasi demi satu tujuan besar: mencegah kecelakaan dan menyelamatkan nyawa.
Keselamatan transportasi bukan hanya urusan satu sektor saja, Ini adalah tanggung jawab bersama, pemerintah, pelaku industri, lembaga teknis, akademisi, dan masyarakat. Sinergi keinsinyuran dan lintas sektoral menjadi kunci keamanan dan keselamatan bersama
Tim








