
Halmahera selatan//patroli86.com// – Kapolsek Obi Selatan, Ipda Sayam Upara, bersama jajarannya melakukan giat monitoring dan razia minuman keras di Desa Bobo pada Senin (18/8). Agenda ini dilakukan pasca pertemuan terbuka antara masyarakat dengan PT Karya Tambang Sentosa (KTS) yang digelar Kamis (14/8) lalu.
Kapolsek menegaskan, pemantauan langsung di lapangan melalui diskusi bersama warga merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi sosial masyarakat. Upaya ini juga dimaksudkan meredam informasi liar yang beredar di media sosial pasca pertemuan terbuka tersebut.
,“Dari hasil monitoring, situasi masyarakat tetap kondusif. Warga akar rumput semakin solid, dan tidak seperti yg beredar di publik, semangat warga untuk sama2 memelihara kamtibmas dalam menjaga persatuan sangat luar biasa,” ungkap kapolsek.
Disamping itu, ungkap salah satu warga yg enggan di sebut namanya mengaku “tingkat penerimaan terhadap kehadiran PT KTS pasca rapat terbuka justru baik, tidak seperti yang diberitakan sebagian media online,” ungkap warga.
Dalam kesempatan itu, jajaran Polsek juga menyempatkan diri berdialog dengan warga terkait persoalan peredaran miras. Polisi langsung menyasar lokasi-lokasi produksi minuman keras tradisional di Desa Bobo.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar menjaga kekompakan dan stabilitas kamtibmas. Ia juga mendorong warga mengalihkan energi ke kegiatan positif, seperti olahraga, setelah menyelesaikan aktivitas utama di kebun atau melaut.
,“Hal-hal yang bisa merugikan bersama harus dihindari. Mari lebih fokus pada kegiatan yang menyehatkan dan memperkuat persatuan,” pesan Kapolsek.
(Tim Red)








