
Halmahera Selatan //patroli86.com// – Pemerintah Desa (Pemdes) Tobaru, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mulai membangun jembatan penghubung dan drainase pasca banjir besar yang melanda desa tersebut pada tahun 2024 lalu.
Pembangunan ini menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2025. Jembatan yang sebelumnya rusak parah akibat hantaman banjir kini mulai diperbaiki, sementara drainase dibangun untuk mengantisipasi genangan air dan potensi banjir di musim penghujan.
Kepala Tata Usaha dan Umum Pemdes Tobaru, Nofri Amar, menyampaikan bahwa saat ini dua pekerjaan fisik tengah berjalan secara bersamaan.
,“Iya, sementara kami melakukan pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir tahun lalu. Selain itu ada pembangunan drainase untuk mengantisipasi banjir jika terjadi hujan lebat,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Menurut Nofri, Desa Tobaru kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras dengan durasi lama. Karena itu, pembangunan drainase dianggap sebagai langkah penting untuk melindungi permukiman warga.
,“Kalau hujan deras dengan durasi lama, air pasti tergenang. Jika tidak diantisipasi cepat, bisa menyebabkan banjir. Makanya, drainase ini sangat penting,” jelasnya.
Pemdes Tobaru berharap, pembangunan jembatan dan drainase ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat ketika musim penghujan tiba.
,“Yang terbaik akan selalu kami pikirkan demi kepentingan masyarakat. Semoga dengan pembangunan ini, warga tetap merasa nyaman meskipun hujan lebat turun,” tandas Nofri.
(Tim Red)







