
Semarang,, patroli86.com ,, 20 September 2025 – Pihak TNI memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam operasional proyek kandang ayam di wilayah Semarang. Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan informasi yang tidak akurat dan memastikan masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kafe Selilin Kopi, Krajan Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, pada hari Sabtu, 20 September 2025, Yatno menjelaskan bahwa BBM yang digunakan dalam proyek kandang ayam tersebut adalah BBM non-subsidi. “Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada penggunaan BBM bersubsidi dalam proyek ini. Semua operasional menggunakan BBM non-subsidi,” ujarnya kepada tim investigasi yang terdiri dari awak media dan perwakilan lembaga.
Mengenai pemberitaan yang menyebutkan adanya keterlibatan oknum TNI dan kepolisian dalam pengiriman BBM bersubsidi, Yatno menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan miskomunikasi. “Tidak ada keterlibatan oknum TNI maupun kepolisian dalam pengiriman BBM bersubsidi. Informasi yang beredar sebelumnya tidak benar,” tegasnya.
Yatno menambahkan bahwa miskomunikasi terjadi saat tim media melakukan klarifikasi pada hari Jumat, 19 September 2025. Pihaknya menyayangkan pemberitaan yang telah beredar dan mengapresiasi langkah media yang bersedia merevisi narasi yang telah tayang sebelumnya.
Perwakilan Intel Kodim yang turut hadir dalam klarifikasi tersebut menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk mendukung pembangunan di wilayah Semarang dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku. “Kami berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dan tidak lagi terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar terkait penggunaan BBM subsidi dalam proyek kandang ayam tersebut.
(Red/Team)








