
Salatiga, Jawa Tengah – patroli86.com ,, Geger! Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Salatiga, Jawa Tengah, diduga kuat melakukan penggelapan dana investasi anggota dengan nilai fantastis, mencapai Rp 1,6 hingga 3,1 triliun! Puluhan ribu anggota terancam kehilangan masa depan akibat praktik investasi bodong berkedok koperasi ini.
Koperasi yang dikomandoi oleh Nicholas Nyoto Prasetyo Dononagoro ini menawarkan iming-iming keuntungan menggiurkan dari bisnis simpan pinjam dan investasi bagi hasil. Dengan jaringan yang merambah Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga luar Jawa, BLN memiliki sekitar 24 kantor cabang.
Manajemen BLN mengklaim memiliki 44.000 anggota aktif. Namun, fakta mencengangkan terungkap: data yang diverifikasi kuasa hukum hanya menunjukkan sekitar 20.175 anggota. Pemerintah setempat pun belum bisa mengonfirmasi validitas klaim jumlah anggota yang fantastis tersebut.
Kronologi: Janji Manis Berujung Pahit
Pada 2023–2024, BLN gencar menjaring anggota dengan iming-iming imbal hasil 4% per bulan, plus jaminan modal kembali dalam 2 tahun. Namun, bak petir di siang bolong, awal 2025 dana anggota mulai macet. Pengumuman tak masuk akal semakin membuat nasabah curiga.
Puncaknya, Mei–Juli 2025, para korban mulai berbondong-bondong melapor ke polisi di Salatiga, Surakarta, Boyolali, hingga Polda Jawa Tengah. Oktober ini, polisi bergerak cepat menggeledah kediaman sang pimpinan dan kantor BLN, menyita sejumlah dokumen penting.
Kerugian Menggunung, Penyelidikan Intensif
Media memperkirakan kerugian mencapai Rp 1,6 triliun dengan 14.000 korban. Gugatan di PN Salatiga bahkan mencatat angka Rp 3,1 triliun dari 40.000 anggota. Laporan di Boyolali mengungkap kerugian Rp 5–6 miliar dari 12 pelapor.
Polda Jawa Tengah kini tengah mengintensifkan penyelidikan. Meski penggeledahan sudah dilakukan, belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan hingga pertengahan Oktober ini.
Koperasi BLN diduga kuat melakukan praktik penipuan dengan modus investasi berkedok koperasi. Jumlah korban diperkirakan mencapai puluhan ribu dengan kerugian triliunan rupiah. Klaim jumlah anggota yang fantastis masih menjadi misteri dan belum terverifikasi oleh pemerintah.
Sumber Informasi:
– RasikaFM.com
– LingkarJateng.id
– Akurat.co
– iNews Boyolali
– RadarIndo.co.id
– LaporGub.JatengProv.go.id
– GaneshaAbadi.com
– Diswayjateng.id
(Red/PJ)







