
Halmahera Selatan //patroli86.com// – Di tengah hamparan laut biru dan rimbunnya pepohonan mangrove, kawasan wisata pesisir Posi-Posi di Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, perlahan tumbuh menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk berkarya dan berdaya. Meski masih dalam pembenahan, keindahan alami yang tersaji di kawasan ini mulai menarik perhatian banyak pengunjung, baik warga setempat maupun wisatawan lokal.
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Tuwokona, Nursanti Awal, S.Pd., M.Pd., pemerintah desa terus berupaya menggali dan mengembangkan potensi alam yang dimiliki. Melalui pengelolaan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tokona, langkah ini menjadi wujud nyata dari semangat membangun kemandirian ekonomi masyarakat dengan tetap berpijak pada kearifan lokal.
,“Kami ingin agar Posi-Posi bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi warga. BUMDes menjadi penggerak utama dalam mengelola dan mengembangkan potensi alam yang kita miliki,” tutur Nursanti dengan penuh harap.
Suasana Posi-Posi yang alami menghadirkan ketenangan tersendiri. Deretan gazebo berwarna yang berdiri di antara pohon mangrove yang rindang, berpadu dengan desiran angin laut yang menyejukkan. Area istirahat tertata rapi di tepi pantai, tempat pengunjung menikmati keindahan pesisir yang menenangkan pikiran. Tak jarang, kendaraan pengunjung memenuhi area parkir, menandakan meningkatnya minat masyarakat untuk datang menikmati keindahan wisata posi-posi.
Namun di balik semangat pembangunan itu, Pemerintah Desa Tuwokona masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan, terutama dari sisi infrastruktur dan pendanaan. Kendati demikian, semangat untuk terus melangkah tidak pernah padam.
,“Kami sadar, masih banyak keterbatasan dari segi sarana dan anggaran. Tetapi melalui BUMDes, kami akan terus berupaya mengembangkan potensi yang ada. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar wisata ini bisa tumbuh lebih baik,” ungkap Nursanti dengan nada optimis.
Lebih dari sekadar tempat berlibur, Posi-Posi kini juga menjadi ruang belajar dan bertukar gagasan. Beberapa kampus di Halmahera Selatan kerap menjadikan kawasan ini sebagai lokasi diskusi dan kajian lapangan. Suasana pesisir yang tenang dan asli menjadikan Posi-Posi tempat yang ideal untuk kegiatan akademik di alam terbuka.
Dalam segala keterbatasan yang ada, semangat pemerintah desa Tuwokona terus menyala. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan warga setempat, Wisata Posi-Posi tumbuh menjadi simbol kemandirian ekonomi dan kebangkitan desa yang berakar pada cinta terhadap alam dan tanah kelahiran.
(Tim Red)








