
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Tujuan kita adalah kita menggiring beberapa OPD terkait punya tanggung jawab terhadap kelanjutan dari pembangunan pasar Ikan Wani II, yang diresmikan Ibu Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, dan pasar ikan sudah kita gagas yaitu Kadis Perikanan Donggala dengan PMD Donggala, dalam hal ini melalui BUNDes dan Desa, kita giring lagi beberapa Dinas lain, dan itu tujuan utama, demikian di katakan Kadis Perikanan Donggala Kepada Awak Media Ini usai Peresmian Pasar Ikan Wani II oleh Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, Rabu, 11 November 2025.
Kadis Perikanan Kabupaten Donggala Ir. Ali Assegaf, S.Pi. MH mengatakan, Selain itu kita juga harus memperhatikan, yang namanya aspek pemberdayaan, aspek pemberdayaan Nelayan. Aspek Pemberdayaan itu, Alhamdulillah di wani I kita salurkan bantuan Mesin Katinting dalam rangka peningkatan Produksi hasil Tangkapan ikan itu sebanyak 9 yunit untuk keluarga besar Nelayan yang ada di Desa Wani Satu perbatasan antara Wani I dengan Kota Palu, Kemudian yang kedua , Kelompok Dasar penjual yang sebagai penanggung jawab di dalam mengelolah pasar ini yaitu, kita juga menyiapkan bantuan rantai dingin yaitu berupa Col box Fiber, artinya Pemerintah, khususnya melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) dan Dinas terkait di tingkat daerah ( Provinsi / Kabupaten/ Kota ), memiliki program penyaluran bantuan sarana dan prasarana rantai dingin, termasuk Cool box Fiber. ujar Kadis Perikanan Kabupaten Donggala.
Kemudian Bantuan ini di tujukan untuk menjaga mutu hasil tangkapan ikan nelayan dan produk perikanan lainnya agar tetap segar selama proses penanganan dan distribusi, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan mereka itu harapan Kadis Perikanan Donggala Ir Ali Assegaf, S.Pi. MH.
Disamping itu kita kasih termos, di kasih juga dalam bentuk Setrik box untuk persiapan penampungan ikan di setiap pasar,
Selain itu juga BUNDes juga mengambil peran dengan menyiapkan modal kerja, dan ini mengambil peran dengan menyiapkan modal kerja.
Modal kerja ini kemudian nantinya kita akan kerja sama dengan 14 pedagang ikan yang sesuai dengan lapak itu yang akan dilakukan kerja sama untuk memanfaatkan bantuan modal kerja dari BUNDes.
Kemudian itu juga selain untuk memperkuat kelembagaan Nelayan.
Alhamdulillah 10 OPD terpanggil untuk bisa kelanjutan pembangunan.
Contoh Kadis PU pembangunan penataan irigasi, bangun talut, rabat beton jalan produksi, Dinas Pariwisata menyiapkan wisata Kuliner ikan segar, makanya Dinas – Dinas terkait ini punya tanggung besar itu sebenarnya keinginan dari Kolaborasi dan ini menjadi percontohan setelah paskah pembangunan ada kelanjutannya dari instansi terkait untuk menyiapkan infrastruktur dasarnya disekitar areal lokasi untuk pasar Ikan, dan ini yang kita jadikan contoh, mudah – mudahan dengan 1 percontohan ini bahwa kita tidak terkesan lending sektor tapi program nya terpadu, terukur sistem nya ini menjadi tanggung jawab bersama, ada 10 dinas, ada perannya BUNDes, ada peran nya desa. Terang Kadis Perikanan Kabupaten Donggala Ir. Ali Assegaf, S.Pi. MH. ( Hard )







