
Halmahera Selatan //Patroli86.com// —
Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat pedesaan, Polsek Obi Selatan Polres Halmahera Selatan melaksanakan program Populis (Polisi Peduli Lingkungan Sosial) dengan membantu warga membangun jembatan darurat di Desa Bobo, Kecamatan Obi Selatan, pada Selasa (11/11/2025).
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Akses jalan antar desa di wilayah ini kerap terkendala akibat kondisi geografis yang sulit, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah.
Dengan semangat gotong royong, Kapolsek Obi Selatan, IPDA Samsudin Upara, S.H., bersama seluruh personelnya turun langsung membangun jembatan darurat sederhana menggunakan material papan dan bambu. Kegiatan ini turut melibatkan para pemuda Desa Bobo dan telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Bobo, Boy Totononu, sehingga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta masyarakat setempat.
,“Kami ingin memastikan anak-anak bisa berangkat dan pulang sekolah dengan aman. Meski jembatan ini sederhana, semoga dapat membantu aktivitas warga sehari-hari, khususnya anak-anak yang setiap hari harus membuka sepatu untuk menyeberang sungai,” ujar IPDA Samsudin Upara.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat. Melalui kegiatan sosial ini, Polsek Obi Selatan menunjukkan wajah humanis Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.
Pembangunan jembatan darurat ini disambut antusias warga Desa Bobo. Bagi masyarakat, aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan masih hidup di tengah kesulitan. Gotong royong antara polisi dan masyarakat menjadi simbol persaudaraan dan kepedulian sosial yang terus dijaga di wilayah Obi Selatan.
Dengan adanya jembatan darurat ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih lancar dan aktivitas pendidikan anak-anak dapat berjalan tanpa hambatan, sembari menunggu pembangunan infrastruktur permanen dari pemerintah daerah.
Kegiatan ini juga menjadi penegasan bahwa Polri bukan sekadar penjaga ketertiban, tetapi juga penjaga harapan.
(Humas Polres Halsel / Tim Red)








