
Manna –PATROLI 86 COM Rutan Kelas IIB Manna terus memberikan ruang bagi kreativitas dan kemampuan kerja Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Kamis (04/12), Rutan Manna mewadahi keterampilan WBP dalam pembuatan kursi berbahan bambu sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.
Kegiatan ini bukan merupakan pelatihan baru, melainkan bentuk fasilitasi terhadap WBP yang telah memiliki keterampilan kerajinan bambu. Mereka mengolah bambu menjadi kursi layak pakai yang memiliki nilai fungsi sekaligus estetis. Proses pengerjaan dilakukan secara mandiri oleh WBP mulai dari pemilihan bahan, pembentukan rangka, perakitan hingga finishing.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, menyampaikan bahwa pemberian wadah ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri serta kemandirian WBP. “Kami memfasilitasi keterampilan yang sudah dimiliki WBP agar terus berkembang dan menjadi bekal berharga setelah bebas nanti,” ujarnya.
Hasil kerajinan bambu tersebut berpotensi menjadi produk bernilai ekonomis apabila dikembangkan lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat pembinaan mental dan psikis WBP karena dapat mengoptimalkan kreativitas serta menjadi aktivitas produktif selama menjalani masa pidana.
Dengan adanya wadah keterampilan berbasis produksi ini, Rutan Manna menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan nyata yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menghasilkan karya berdaya saing yang bermanfaat bagi WBP di masa depan. Pewarta ( kulman hadi)








