
Patroli86.com ,, Dewan Pimpinan Wilayah 2 Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (DPW 2 TTKKBI) Kabupaten Lampung Selatan, mengadakan acara Festival Seni Budaya dan Melestarikan Gambrungan Pencak Silat dan Seni Suara Qosidahan Menjadi Keluarga Besar TTKKBI. Bertempat di Aula Bani Hasan Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Sabtu (20/12/2025).
Kemeriahan kegiatan festival dibuka dengan atraksi gambrungan yakni pentas pencak silat yang diiringi dengan musik tradisional khas dari daerah Banten. dilanjutkan perlombaan seni suara Qosidahan yang diikuti oleh 25 group Qosidah yang berasal dari desa di kecamatan Lampung Selatan.
Hadir dalam festival tersebut, Ketua Dewan Pembina TTKKBI Lampung Selatan Bela Jayanti, Ketua DPP TTKKBI Provinsi Lampung Tubagus Hengki Malando, Ketua DPW 2 TTKKBI Lampung Selatan Khoirizal Hasan Ibrahim, Camat Kalianda diwakili Sekcam Muhammad Nur, Kades Kedaton, Ketua dan anggota DPC se-Kabupaten Lampung Selatan, keluarga besar TTKKBI Lampung Selatan dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPW 2 TTKKBI Lampung Selatan Khoirizal Hasan Ibrahim, menyampaikan bahwa TTKKBI Lampung Selatan baru terbentuk lima bulan lalu, sudah menunjukkan perkembangan signifikan dalam melestarikan seni pencak silat dan seni budaya tradisional. Alhamdulillah TTKKBI Lampung Selatan sudah ada delapan TTKKBI DPC Kecamatan sampai PAC anak ranting di tingkat desa.
“TTKKBI mempunyai visi dan misi menyatukan, menggerakkan dan melestarikan segi-segi seni dan budaya, bukan hanya bidang seni pencak silat saja, tetapi seni budaya tradisional lainnya di Lampung Selatan tetap hidup,”ujar Hasan.
Lanjutnya, sesuai dengan arahan dan pesan Ketua Pembina TTKKBI Lampung H.M. Hazizi, untuk melestarikan bergotong royong untuk menyatukan seluruh seni dan budaya di Lampung Selatan dengan satu wadah yang sehati, se-ide agar bisa nyaman agar melestarikan seni dan budaya di Lampung Selatan.
“Insyaallah TTKKBI Lampung Selatan dalam menaungi seni dan budaya akan mengikuti program – program dan bersinergi dengan pemerintah Lampung Selatan,” tambahnya.
Ketua TTKKBI Provinsi Lampung Tubagus Hengki Malando, dalam sambutannya sekaligus membuka acara memberi apresiasi kepada seluruh peserta qosidah dan untuk seni pencak silat penampilannys sangat bagus dan luar biasa untuk TTKKBI Lampung Selatan.
“Semoga TTKKBI Lampung Selatan menjadi wadah besar untuk seluruh seni pencak silat, seni suara qosidah dan seni budaya tradisional lainnya,” tutur Tubagus Hengki Malando.
Camat Kalianda diwakili Sekcam Muhammad Nur, menyampaikan kagum melihat atraksi gandrungan seni pencak silat TTKKBI Lampung Selatan serta mengapresiasi dan mensupport kegiatan festival ini dapat Ini adalah bentuk sinergitas kita.
“Kegiatan festival ini dan peningkatan sumber daya manusia adalah salah satu program unggulan Bupati Lampung Selatan,” ujar Muhammad Nur bangga.
Hal serupa disampaikan Ketua Pembina TTKKBI Lampung Selatan yang juga Wakil Ketua III DPRD Lampung Tengah Bela Jayanti, memberi apresiasi khusus kepada peserta group Qosidah yang penuh semangat yang hadir dari pagi hingga nanti sampai selesai.
“Bagi group Qosidah yang berprestasi pada festival hari ini bisa mengikuti perlombaan yang diadakan oleh Lembaga Seni Qosidah Indonesia ( LASQI) tingkat Kabupaten Lampung Selatan,” jelas Bela Jayanti diakhir sambutannya.
Acara festival ini ditutup dengan penyerahan piala dan uang pembinaan bagi pemenang lomba Qosidah dan pembagian SK kepada group Qosidah telah resmi menjadi bagian keluarga besar TTKKBI Lampung Selatan secara simbolis oleh ketua DPW 2 TTKKBI Lampung Selatan.








