
Patroli86.com ,, Saya secara resmi melantik dan menerima sumpah/janji jabatan pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang pada hari Jumat, 2 Januari 2026, di Pendopo Bupati Ketapang. Acara pelantikan ini ditetapkan sebagai momentum strategis penataan ulang birokrasi di awal tahun 2026, dengan fokus utama pada peningkatan profesionalisme, kecepatan tanggapan, dan orientasi pelayanan publik yang lebih baik.
Pelantikan sebagai Langkah Awal Pembangunan Daerah
Dalam sambutan saya, saya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar upacara formal, melainkan langkah awal konkrit untuk membangun Kabupaten Ketapang melalui birokrasi yang berjalan sesuai aturan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Ini adalah langkah awal kita untuk menata birokrasi, sekaligus langkah awal untuk membangun Ketapang. Pelantikan ini sudah melalui proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” saya tegaskan, menekankan bahwa setiap langkah penempatan pejabat didasarkan pada prosedur yang sah.
Awal Tahun Tanpa Waktu Terbuang
Saya juga menekankan pentingnya efisiensi waktu di awal tahun 2026. “Di awal tahun 2026 ini saya tidak ingin ada waktu yang terbuang. Kita harus bergerak, karena rakyat Ketapang menunggu bukti nyata kerja kita,” saya sampaikan, seraya meminta seluruh jajaran birokrasi untuk segera beraksi dan menunjukkan kinerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Kreativitas dan Inovasi di Tengah Keterbatasan
Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi daerah, saya mendorong para pejabat untuk tetap kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas. “Pemimpin yang hebat adalah mereka yang tetap kreatif dan inovatif walau dalam segala keterbatasan. Ketapang ini perlu perbaikan dalam segala lini, dan itu hanya bisa dilakukan jika pejabatnya mau berpikir out of the box, bukan berpikiran standar,” saya katakan, mengajak untuk mengubah pola pikir yang konvensional menuju pendekatan yang lebih progresif.
Pejabat Adaptif di Era Digital
Dalam era digital saat ini, saya menilai bahwa birokrasi harus mampu beradaptasi dan bergerak cepat dalam merespon kebutuhan serta keluhan masyarakat.
Saya bahkan mewajibkan para pejabat untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang langsung. “Di era digital ini kita harus bergerak cepat merespon masyarakat.
Saya minta pejabat aktif di media sosial, melihat langsung keluhan masyarakat dan meresponnya. Jangan sampai kita tertinggal,” saya tegaskan, menekankan pentingnya keterhubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat melalui platform digital.
Satu Tim Besar untuk Tujuan Bersama
Lebih lanjut, saya mengingatkan bahwa seluruh perangkat daerah merupakan satu tim besar dengan tujuan utama yang sama, yakni memajukan Kabupaten Ketapang. “Kita adalah satu tim besar dengan satu tujuan, memajukan daerah ini. Perangkat daerah harus bekerja bersama, saling mendukung dan saling menguatkan. Jangan berjalan sendiri-sendiri,” saya sampaikan, menekankan sinergi dan kerja sama antar instansi untuk mencapai tujuan pembangunan.
Perubahan Paradigma: Dari Dilayani Menjadi Melayani
Saya juga menegaskan perlunya perubahan paradigma birokrasi yang harus terus diperkuat, dari budaya “dilayani” menjadi budaya “melayani”.
“Kedepan, birokrasi Ketapang ini harus menjadi mesin pembangunan dan memiliki jiwa melayani, bukan dilayani. Saya tidak mau birokrasi Ketapang hari ini pongah dan sombong,” saya tegaskan, menolak sikap sombong dan pasif yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Jabatan sebagai Amanah dan Tanggung Jawab
Menurut saya, jabatan yang diemban para pejabat bukanlah hak, melainkan amanah dan titipan dari Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada negara maupun kepada masyarakat. “Jabatan ini adalah amanah, titipan Tuhan, bukan hak. Karena itu, gunakan jabatan ini sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat.”
Harapan di Akhir Sambutan
Di akhir sambutan, saya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik serta berharap momentum pelantikan ini menjadi titik awal peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Ketapang.
“Selamat kepada bapak ibu yang baru saja dilantik. Saya perlu bapak ibu semua di posisi-posisi itu. Mari kita jadikan momentum pelantikan ini untuk bekerja lebih baik demi Ketapang yang kita cintai.”
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Ketapang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta pimpinan perangkat daerah se-Kabupaten Ketapang, yang menunjukkan dukungan dan kesatuan dalam melaksanakan tugas pembangunan.
Daftar Pejabat Manajerial yang Dilantik
Andreas Hardi, S.Pd.SD, M.Pd – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Donatus Franseda, AP, MM – Asisten Administrasi Umum
Absalon, SE, M.Som – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
Drs. Maryadi – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Drs. Darma, M.Pd – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
Devy Harinda, SSTP., M.E – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Doni Andriawan, S.STP., M.E – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
Edi Radiansyah, S.H., M.H – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Junaidi Firrawan, S.Sos., M.E – Inspektur
Satuki, M.Si – Kepala Dinas Sosial
Marwan Nor, M.M – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah
Albertin Tri Kurniasih, S.Si., Apt., M.E – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana





