
Patroli86.com ,, Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bima, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan pengawalan ketat distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi pupuk berjalan aman, tepat sasaran, serta terhindar dari praktik penyimpangan yang merugikan petani.
Pengamanan tersebut melibatkan personel Polsek Bolo yang bersinergi dengan instansi terkait, seperti Dinas Pertanian serta pihak distributor pupuk. Petugas hadir langsung di lokasi penyaluran untuk mengawasi proses distribusi kepada petani yang telah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Kasi Humas Polres Bima Iptu Adib Widayaka, dalam keterangannya, Rabu (7/1) menjelaskan bahwa pengawalan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani.
“Penyaluran pupuk bersubsidi harus tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Kehadiran polisi bertujuan mencegah penimbunan, penyimpangan, maupun praktik jual beli di atas harga eceran tertinggi (HET),” tegasnya.
Selain melakukan pengamanan, sambung Iptu Adib, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada para petani maupun pengelola kios resmi agar mematuhi aturan yang berlaku. Petugas meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam proses distribusi pupuk bersubsidi.
Kegiatan pengawalan yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026) tersebut dilakukan pada dua pengecer resmi yang berada di wilayah Kecamatan Bolo. Polisi turut mengawal proses pendistribusian pupuk dari distributor ke pengecer guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun potensi penjarahan.
“Kami memastikan penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan aman tanpa hambatan hingga sampai ke pengecer,” terang Kasi Humas Polres Bima.
Ia menegaskan bahwa saat ini musim tanam pada musim hujan telah dimulai, sehingga kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani sangat mendesak. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan agar pupuk benar-benar dapat diterima oleh petani sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
“Pengamanan distribusi pupuk bersubsidi akan terus kita lakukan hingga seluruh stok pupuk tersalurkan sesuai jadwal dan rencana, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Bima,” tutup Iptu Adib.









