
Patroli86.com ,, Awalnya pada tanggal 11 Januari 2026, sekitar jam 8 Pagi hujan sangat deras dan lebat sekali hingga lima jam, dan tepatnya pukul 11.00 Wita ( Siang) datang banjir bandang dari arah pengunungan sehingga 10 batang Pohon kelapa ikut hanyut di bawa air dan menghantam pinggiran jembatan, hingga air meluap, demikian di katakan Kades Lero Induk Abd. Salam Kepada Awak Media Ini habis magrib di lokasi jembatan trans Sulawesi ( jalan Nasional), Minggu, 11 Januari 2026.
Kades Lero Induk Abd. Salam Dg Malino mengatakan, Kemudian 10 batang pohon kelapa ini langsung mengkikis atau menghantam pinggiran jembatan hingga jebol, rusak sampai ruas jalan, dengan kedalaman 4 meter, ujar Abd. Salam Dg. Malino.
Setelah itu baru datang alat berat dari kementerian PU Provinsi Sulawesi Tengah, dan langsung eksen guna untuk mengangkat 10 batang pohon kelapa di bawah jembatan Lero.
Kepala Desa juga melapor kan keadaan banjir dan kerusakan jembatan ini kepada BNPB Provinsi Sulawesi Tengah.
Di hari yang berbeda Kades Lero Induk Abd. Salam Dg. Malino, datang menjenguk langsung keberadaan jembatan tersebut,
Kemudian Kades Lero Abdul Salam Dg Malino kepada Awak Media Ini mengatakan, mulai hari ini ( Rabu, 14 Januari 2026) Dari Kementerian PU Provinsi Sulawesi Tengah, akan membuat Bronjong, dan lain sebagainya dan akan di bangun kembali pinggiran jembatan, dan target perbaikan jembatan Lero ini sekitar 2 Bulan berjalan, kata Kementerian PU kepada Pak Kades Lero.
Harapan saya Jembatan Lero ini selesai, karena ini adalah jalan Nasional, sebelumnya saya bertanya kepada pihak PU Provinsi Sulawesi Tengah, bahwa status nya jalan ini apa, kata Kades Lero Abd Salam kepada pihak PU, di jawab oleh PU, ini jalan adalah Nasional ulang pak Kades Lero Induk Abd. Salam. ( HARD )








