
KOTABARU, KALSEL – patroli86.com, Koperasi Petani Kopbun Sawit Sejati di Kecamatan Sampanahan tetap menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Selasa (6/4/2026), meskipun tengah diterpa laporan dugaan penggelapan dana mencapai Rp.22 miliar.
Pelaksanaan RAT secara umum berlangsung, namun diwarnai ketegangan dan protes dari sejumlah anggota. Persoalan utama yang mencuat adalah ketidakmerataan undangan—sebagian anggota justru tidak menerima undangan resmi, sementara pihak yang diduga bukan anggota dilaporkan ikut diundang.
Salah satu anggota, Riduansyah, mengaku tidak memperoleh undangan RAT. Meski demikian, ia tetap hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan koperasi. Ia menyoroti minimnya transparansi pengurus, baik terkait pengelolaan keuangan maupun aturan internal koperasi.
“Kami berharap ke depan pengurus lebih terbuka, termasuk soal pemotongan dan penggunaan dana. Jangan sampai anggota justru tidak tahu apa-apa,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan anggota lain, Martin. Ia menilai banyak kejanggalan dalam pelaksanaan RAT tahun ini, terutama terkait laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang tidak dibagikan kepada anggota.
Akibatnya, anggota tidak memiliki ruang untuk melakukan evaluasi atau koreksi.
“Biasanya LPJ dibagikan, tapi kali ini tidak. Ini membuat kami sulit menilai kinerja pengurus. Selain itu, kehadiran peserta juga dipertanyakan karena diduga tidak memenuhi kuorum,” tegasnya.
Martin juga menyoroti adanya indikasi peserta non-anggota yang ikut dalam forum, sehingga semakin memperkeruh situasi dan menimbulkan keraguan atas legitimasi hasil rapat.
Sementara itu, Ketua Koperasi Kopbun Sawit Sejati, Erwin Sunarya, dalam rekaman video yang beredar menyatakan bahwa pelaksanaan RAT telah berjalan sesuai prosedur dan keputusan yang diambil merupakan hasil kesepakatan bersama.
Di sisi lain, Camat Kelumpang Barat, Syaifullah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengimbau agar konflik internal koperasi dapat diselesaikan secara baik dan tidak berlarut-larut, demi menjaga keberlangsungan organisasi dan kepercayaan anggota. ( Tim/red )






