
Jakarta,, patroli86.com ,, 2017 yang penuh polemik.katanya kepada publik pada tanggal 15/4/3026
Saat itu, Jusuf Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia
disebut-sebut memberikan ruang bagi masjid untuk menyuarakan isu yang berkembang,
termasuk tudingan penistaan agama terhadap Ahok. Kasus tersebut berujung pada proses hukum
yang tetap berjalan meskipun Ahok telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Kini, ketika muncul tudingan serupa yang diarahkan kepada Jusuf Kalla, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan
konsistensi penegakan hukum.apakah pihak ini bisa terjadi ini muncul pertanyaan oleh pihak publik kepada pihak penegak hukum
Muncul aspirasi publik yang menuntut keadilan ditegakkan secara setara, tanpa tebang pilih.
Dalam pandangan ini, proses hukum diharapkan berjalan secara transparan dan objektif, serta tidak dipengaruhi oleh posisi,
jabatan, atau latar belakang seseorang.
Isu ini pada akhirnya bukan hanya tentang individu, tetapi juga tentang prinsip keadilan
hukum di Indonesia—apakah benar-benar diterapkan secara adil bagi semua warga negara tuturnya kepada publik jelas(Yohanes R)








