
KETAPANG,, PATROLI 86.COM ,, Senin 1 Juni 2026 – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Ketapang, H. Mat Hoji, S.E., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Ketapang.
Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H. selaku Inspektur Upacara, dengan Kasat Polairud Polres Ketapang Iptu Suharto bertindak sebagai Komandan Upacara.
Turut mendampingi Wakil Ketua II DPRD dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Kabupaten Ketapang Agus Hendri, S.E., M.Si., bersama para pejabat struktural, pejabat fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang.
Upacara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf. Zulkarnaen Galib, S.H., Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., perwakilan Lanal Ketapang, Yonif TP 832/PA, Kejaksaan Negeri Ketapang, Pengadilan Negeri Ketapang, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., para kepala perangkat daerah, organisasi wanita, serta berbagai elemen masyarakat.
Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1203/Ketapang, Yonif TP 832/PA, Lanal Ketapang, Kompi Brimob Ketapang, Polres Ketapang, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, ASN, serta mahasiswa dan pelajar.
Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. yang dibacakan oleh Wakil Bupati Ketapang, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa, Indonesia mampu menjaga persatuan dan kesatuan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Selain itu, Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas dan aktif terus menunjukkan peran strategis dalam menjaga perdamaian dunia melalui kontribusi pasukan perdamaian PBB, mediasi konflik regional, serta dukungan terhadap perjuangan bangsa-bangsa yang tertindas.
Kepala BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dan pedoman dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Seluruh penyelenggara negara diingatkan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial serta berpihak kepada kepentingan rakyat.
Usai mengikuti upacara, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Ketapang H. Mat Hoji menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, serta keadilan sosial harus senantiasa kita implementasikan dalam pembangunan daerah maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB tersebut berakhir pada pukul 08.05 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.
Berita ini cocok untuk publikasi website DPRD, media massa, maupun rilis kehumasan dengan gaya berita pemerintahan dan legislatif.
Humas DPRD Ketapang)Thomas dp kapelwil Kalbar)








