
Tebo : patroli 86 com Koordinator Forum Diskusi Masyarakat Tebo (Fordmast), menyampaikan kekecewaan mendalam atas langkah DPRD Kabupaten Tebo dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menggelar rapat tertutup, Rabu (3/6/2026), diruang Banggar DPRD Tebo.
Rapat tertutup ini membahas kelanjutan pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), yang di dinilai mencederai prinsip transparansi publik, terutama di tengah gelombang penolakan keras dari masyarakat.
Rapat tertutup yang digelar mendadak ini sontak langsung memicu kritik tajam, karena dilakukan setelah puluhan massa Fordmast menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo pada Kamis (21/5/2026) lalu.
Dalam aksi tersebut, Fordmast secara resmi menolak kebijakan utang daerah dan menyerahkan laporan tertulis terkait dugaan penyimpangan anggaran.
Fordmast tebo secara tegas mempertanyakan urgensi dan alasan di balik keputusan DPRD Tebo yang menutup rapat tersebut dari jangkauan publik dan awak media.
“Kami mempertanyakan apa sebenarnya alasan DPRD Tebo menggelar rapat tertutup hari ini? Apa yang disembunyikan? Ini bukan rahasia militer atau pertahanan negara, ini soal uang rakyat dan utang daerah yang harus di pertanggung jawabkan kepada seluruh masyarakat Tebo,” Sesal Romi Faisal.
Lebih lanjut, pembahasan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi di gedung dewan hari ini semakin memperkuat kecurigaan publik mengenai adanya kongkalikong atau rekayasa para pemangku kepentingan dalam proses pengajuan pinjaman PT SMI tersebut.
“Laporan indikasi dugaan rekayasa dokumen dan potensi penyimpangan pada tata kelola APBD Tahun Anggaran 2024, 2025, dan 2026 sudah kami serahkan ke Kejari Tebo, semoga ini bisa menjadi atensi serius kejaksaan” Ucap Romy.
Masyarakat Tebo kini mendesak pihak Kejari untuk segera bergerak cepat memeriksa jajaran TAPD Kabupaten Tebo dan mengusut tuntas proses administrasi pinjaman ke PT SMI, Fordmast menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan meminta aparat penegak hukum bertindak objektif demi menyelamatkan keuangan daerah dari risiko kebangkrutan akibat beban utang yang terlalu dipaksakan.
JIMY.







