
Ketapang ,, patroli 86.com ,, 15/7/ 2026
Warga sepanjang jalur Jalan Trans Kalimantan dari Kota Pontianak menuju Kecamatan Simpang Hulu mengeluhkan harga BBM jenis Pertalite eceran yang dijual jauh di atas harga resmi SPBU.
Keluhan ini disampaikan warga, Menurut warga, harga eceran Pertalite di setiap pangkalan sepanjang jalan Trans Kalimantan rata-rata bermain harga” demi keuntungan. Di SPBU harga Pertalite resmi Rp10.000 per liter. Namun di tingkat pengecer sepanjang jalur tersebut, harga melambung hingga Rp14.000 sampai Rp15.000 per liter.
BBM Pertalite memang diantar sampai ke pangkalan. Tapi harganya jauh lebih tinggi
dibanding di SPBU. Kami minta aparat dan Pertamina awasi, kasihan pengguna jalan yang terpaksa beli eceran,” ujar warga, 15 /7/2026.ysng viral di media sosial
Warga meminta sidak harga, penambahan pasokan SPBU/SPBU Mini di titik rawan, serta penindakan tegas bagi pengecer yang menjual di atas kewajaran. Kenaikan harga eceran ini dinilai memberatkan sopir angkutan, petani, dan pengguna jalan jarak jauh.ujsrnya kepada wartawan patroli 86 com pada hari Selasa tanggal 15/7/2026
di sepanjang jalan trankalimantan menuju simpang hulu kabupaten Ketapang Kalbar mengeluh
Catatan Redaksi Media Patroli http://86.com:*
Informasi berdasarkan pengaduan warga pengguna Jalan Trans Kalimantan
Pontianak-Simpang Hulu, 15/7/ 2026.
Redaksi membuka ruang klarifikasi dari Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas Kalbar, Satgas Migas Polri, dan Pemprov Kalbar terkait pengawasan harga eceran BBM.
Masyarakat diimbau melapor jika menemukan pelanggaran harga BBM/ Pertamina
atau aplikasi MyPertamina. BBM subsidi harus dijual sesuai ketentuan)
Thomas dp patroli 86 com kaperwil Kalbar)







