
Gianyar, – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekretariat Lantipda Gianyar, Senin (17/8/2026), berlangsung meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Mulawarman Nomor 179, Banjar Tedung, Desa Abianbase, Gianyar, itu memadukan hiburan, perlombaan, dan bakti sosial yang diikuti para anggota komunitas lansia.
Lantip atau Lansia Aktif Peduli merupakan perkumpulan yang mewadahi para lanjut usia agar tetap aktif, produktif, dan peduli terhadap sesama. Organisasi yang berpusat di Jakarta tersebut telah memiliki kepengurusan di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Gianyar.
Ketua Lantipda Gianyar, Wayan Lasia, mengatakan perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini merupakan kegiatan pertama yang secara khusus diselenggarakan untuk memperingati 17 Agustus. Meski demikian, Lantip Gianyar telah menyiapkan sejumlah agenda lain yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan, seperti peringatan Hari Kartini, Hari Ibu, hingga perayaan akhir tahun.
“Kegiatan yang paling spesial hari ini adalah pembagian sembako. Kami bekerja sama dengan The Jayakarta Hotel Bali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wayan Lasia.
Selain pembagian puluhan paket sembako yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, dan gula, panitia juga menggelar berbagai perlombaan khas peringatan Hari Kemerdekaan, seperti lomba kelereng, lomba makan kerupuk, dan lomba joget balon. Suasana semakin meriah dengan penampilan hiburan musik dari Kamani Band.
Wayan Lasia menjelaskan bahwa kegiatan sosial telah menjadi agenda rutin Lantip Gianyar. Setiap bulan, organisasi tersebut menyalurkan bantuan kepada masyarakat, terutama penyandang disabilitas dan warga lanjut usia yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah penerima.
Ia menambahkan, Lantip Gianyar tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga berupaya menciptakan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif melalui berbagai kegiatan sesuai minat dan hobi masing-masing, seperti yoga, tari, karaoke, hingga kegiatan memasak.
“Kami tidak mencari anggota. Kami justru mengajak para lansia untuk berkumpul dan menyalurkan hobi mereka. Kalau ada yang suka bermain musik, kami siapkan alat musik. Kalau suka yoga, kami carikan instrukturnya,” katanya.
Ke depan, Lantip Gianyar berencana membentuk sekolah lansia dengan menggandeng berbagai pihak. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia.
“Kami berharap seluruh lansia di Gianyar bisa berkumpul dan bertemu secara rutin. Jangan sampai masa tua hanya dihabiskan di rumah. Lansia juga membutuhkan hiburan, kegiatan, dan kesempatan untuk tetap aktif bersama,” tutupnya.






