
ROKAN HULU — Unit Reskrim Polsek Bonai Darussalam menangkap seorang pria berinisial SS (37), yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Kasang Salak, Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di rumah tersangka. Polisi mengamankan satu paket sabu dengan berat kotor 0,39 gram yang dikemas menggunakan plastik klip bening.
Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., sebelumnya menerima informasi dari masyarakat pada Minggu (16/8/2026) mengenai dugaan maraknya penyalahgunaan narkotika di wilayah Dusun II Kasang Salak. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Ade Eki Saputra, S.H., CPHR bersama personel Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan.
Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada SS. Personel yang dipimpin Kanit Reskrim melakukan penangkapan di rumah tersangka dan dilanjutkan dengan penggeledahan.
Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sebuah kotak berwarna hitam yang berada di atas lemari. Di dalamnya ditemukan satu paket sabu, satu buah sekop yang terbuat dari pipet, 10 plastik klip bening, serta satu unit handphone merek Vivo Y19 warna hitam.
Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa barang-barang tersebut merupakan miliknya. Polisi kemudian membawa tersangka beserta seluruh barang bukti ke Polsek Bonai Darussalam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Selain barang bukti narkotika, polisi turut mengamankan satu unit handphone dan perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran sabu. Tersangka diketahui berperan sebagai pengedar.
Dari hasil pemeriksaan urine, tersangka dinyatakan positif mengandung Amphetamine dan Methamphetamine.
Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Lampiran II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kapolsek Bonai Darussalam menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindaklanjuti setiap informasi masyarakat terkait peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dinilai penting untuk membantu kepolisian menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba. *(Humas Polres Rohul)*







