
KETAPANG Minggu 23 Agustus 2026 — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos. menghadiri pembukaan Festival UMKM Kabupaten Ketapang bersama Ketua Komisi III DPRD Ketapang Mia Gayatri dan Sekretaris Komisi I Gusmani, S.E., S.M.,.
Turut hadir Ketua Gatriwara Kabupaten Ketapang Ny. Nini Achmad Sholeh, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perbankan, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.
Dari pemerintah pusat, hadir secara langsung Pritiyanto, S.S., M.M., M.P., Asisten Deputi Bidang Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Sementara itu, Menteri UMKM Republik Indonesia Maman Abdurrahman turut hadir melalui Zoom Meeting dan menyampaikan sambutan serta arahan mengenai penguatan UMKM di Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Maman mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ketapang dan panitia yang telah menyelenggarakan Festival UMKM sebagai ruang promosi, pemasaran, serta penguatan jejaring pelaku usaha.
Menteri mendorong agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga UMKM memiliki ruang yang lebih luas untuk memasarkan produk, memperluas jaringan usaha dan meningkatkan kapasitas.
Maman juga menekankan pentingnya memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM. Pemerintah daerah dan perbankan didorong memperkuat koordinasi agar semakin banyak UMKM di Ketapang memperoleh akses pembiayaan.
Selain pembiayaan, pemerintah pusat mendorong pemanfaatan fasilitas publik sebagai ruang usaha dan pemasaran produk UMKM, serta memperluas peluang produk lokal masuk ke jaringan ritel modern dengan tetap memenuhi standar dan melalui proses kurasi.
Dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan Sapa UMKM, ekosistem layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah bagi pelaku UMKM, mulai dari pendampingan, legalitas, sertifikasi, digitalisasi hingga pengembangan pasar.
Menteri berharap pelaku UMKM Kabupaten Ketapang dapat melakukan onboarding ke Sapa UMKM sehingga memperoleh layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan perkembangan usahanya.
Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh menilai Festival UMKM menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, perbankan, dunia usaha dan masyarakat.
Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan kerja.
Ia berharap dukungan terhadap UMKM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui program konkret, terutama dalam aspek permodalan, legalitas, pendampingan, peningkatan kualitas produk dan pemasaran.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan pemerintah daerah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelaku UMKM untuk mengakses program pemberdayaan pemerintah.
Bupati juga mengajak jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh perangkat daerah memberikan dukungan nyata terhadap produk UMKM lokal, salah satunya dengan membeli dan menggunakan produk yang dihasilkan masyarakat.
Menurutnya, dukungan dari para pemimpin daerah akan menjadi contoh bagi masyarakat sekaligus memperkuat keberadaan produk lokal.
Pemerintah daerah juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas publik sebagai ruang pemasaran UMKM serta mendorong agar berbagai kegiatan pemerintah dan agenda seni budaya turut melibatkan pelaku UMKM.
Pritiyanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya penguatan data UMKM sebagai salah satu dasar memperluas akses pembiayaan.
Pemerintah pusat juga mendorong pelaksanaan business matching di Ketapang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra usaha dan pasar yang lebih luas.
Kalimantan Barat dinilai memiliki peluang strategis untuk memperluas pemasaran produk UMKM ke Malaysia, khususnya melalui akses perdagangan dengan Sarawak dan Kuching.
Untuk itu, pelaku UMKM perlu memperkuat legalitas, sertifikasi, kualitas produk, kemasan serta kemampuan memenuhi standar pasar ekspor.
Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, Festival UMKM Kabupaten Ketapang resmi dibuka yang ditandai dengan pemukulan rebana oleh para pejabat dan unsur terkait yang hadir dalam kegiatan.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian Festival UMKM sekaligus bentuk dukungan bersama terhadap pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Ketapang.
Usai pembukaan secara resmi, rombongan pejabat dan tamu undangan kemudian meninjau sejumlah stan UMKM yang mengikuti festival.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung beragam produk yang dipamerkan pelaku UMKM, sekaligus memberikan dukungan dan apresiasi kepada para pelaku usaha lokal.
Kehadiran pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, perbankan dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem UMKM Ketapang.
Festival tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi menjadi momentum untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat legalitas dan kapasitas usaha, membuka jaringan pemasaran, hingga mendorong produk UMKM Ketapang menembus pasar nasional dan internasional.
(Humas DPRD Kabupaten Ketapang)
(Kaperwil Kalbar Thomas dp)








