
JAWA TENGAH – PATROLI 86.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum mendalam untuk merenungkan kembali nilai-nilai dasar perjuangan yang dibangun atas landasan kasih sayang dan kebenaran. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah (PW PWI-LS) Jawa Tengah, KH. Miftahul Huda Al-Hafidz, atau yang akrab disapa Gus Miftah ABG, dalam pesan resminya.
Menurut Gus Miftah, kelahiran Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap gerak perjuangan harus dipadukan dengan cinta, keikhlasan, keberanian, dan akhlakul karimah yang luhur. “Rasulullah ﷺ adalah teladan utama dalam menegakkan kebenaran tanpa pernah kehilangan sifat kasih sayang kepada sesama manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, tokoh ormas yang memimpin struktur PWI-LS di wilayah Jawa Tengah ini berharap semangat kelahiran Nabi Muhammad SAW semakin memperkokoh posisi dan langkah organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia beserta unsur Laskar Sabilillah.
Semangat ini diharapkan mampu menjaga ikatan persaudaraan ukhuwah, merawat persatuan yang telah terjalin, membela kebenaran yang hakiki, serta senantiasa menghadirkan kemaslahatan yang luas bagi umat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PWI-LS merupakan gerakan sosial-spiritual yang mengusung warisan nilai dakwah Walisongo yang damai, berkarakter keindonesiaan, dan berpegang teguh pada persatuan serta kedaulatan bangsa. Melalui pesan ini, PWI-LS Jawa Tengah menegaskan komitmennya berjuang di jalan Allah dengan tetap menjunjung tinggi etika, moral, dan kasih sayang sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.







