
GIANYAR, BALI — patroli 86.com ,, Selasa, 8 September 2026 — Rombongan peserta didik Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Tahun 2026 Angkatan ke-26 Rajawali melaksanakan kunjungan studi kepemimpinan ke Pemerintah Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Kedatangan rombongan diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar didampingi Asisten Administrasi Umum serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar menyampaikan bahwa wilayah ini dikenal sebagai pusat pengembangan pariwisata unggulan, ekonomi kreatif, serta pelestarian seni dan budaya yang telah menjadi ciri khas sekaligus keunggulan daerah. Potensi tersebut dikelola secara berkelanjutan dan menjadi tulang punggung yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat luas di Kabupaten Gianyar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan seluruh peserta didik. Semoga kunjungan ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi Anda sekalian, namun juga dapat melahirkan pandangan baru, masukan yang konstruktif dan positif bagi kami, khususnya dalam penyempurnaan pengelolaan sektor pariwisata serta pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah,” ujar Sekda.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar kemudian memaparkan berbagai capaian, kebijakan, serta peluang pengembangan industri dan perdagangan daerah yang berbasis sumber daya lokal dan nilai budaya. Penjelasan dilanjutkan oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Pariwisata, Ibu Ni Komang Juli Wardhani, yang menguraikan strategi penyatuan antara pengembangan destinasi wisata dengan penguatan produk unggulan masyarakat.
Setelah rangkaian pertemuan dan paparan selesai, rombongan peserta didik langsung bergerak menuju lokasi kunjungan lapangan, yaitu Istana Tampak Siring dan Desa Wisata yang menjadi percontohan sukses kolaborasi pengembangan potensi desa. Di lokasi tersebut, terlihat jelas bagaimana inovasi warga dan produk UMKM lokal dikembangkan, lalu dipasarkan secara terpadu melalui jalur pariwisata sehingga nilai ekonomi dapat berputar dan bermanfaat bagi seluruh warga setempat.
Kunjungan ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara peserta didik dengan pemerintah daerah, sekaligus memperluas wawasan mengenai tata kelola kepemimpinan dan pembangunan daerah yang berbasis potensi budaya serta ekonomi masyarakat.
Apakah perlu saya tambahkan bagian penutup atau ringkasan kesimpulan agar berita ini lebih lengkap siap terbit?









