
BOGOR,, patroli 86.com ,, 10 September 2026 — Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga penerbangan. Dua ajang kejuaraan terjun payung dalam ruangan berkelas internasional dilaksanakan secara bersamaan: International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 serta Kejuaraan Terjun Payung Dalam Ruangan Asia ke-2 FAI 2026. Kegiatan berlangsung selama 17 hingga 21 September 2026 di Pusat Pendidikan dan Latihan Brimob (WTBRIMOB) Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penyelenggaraan dua ajang besar sekaligus ini menjadi bukti kemampuan dan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi bertaraf dunia. Kapolri Cup II terbuka untuk peserta tingkat Nasional, Asia Tenggara, hingga Internasional. Sementara Kejuaraan Asia FAI 2026 diselenggarakan di bawah naungan Federasi Penerbangan Internasional (FAI) dan Komite Terjun Payung Indonesia, mempertemukan atlet terbaik dari seluruh benua Asia.
Dalam pelaksanaan kedua kegiatan ini, KBP Dr. H. Joseph Ananta Pinora, S.I.K., M.Si. dipercaya duduk sebagai salah satu anggota panitia penyelenggara. Pengalaman dan keahlian beliau diharapkan mampu memperkuat kinerja tim, menjamin pelaksanaan berjalan tertib, aman, serta memenuhi standar kompetisi internasional yang berlaku.
Kompetisi dibagi menjadi tiga kategori utama dengan beragam kelas pertandingan:
✅ Pada Kapolri Cup II:
1. Pembentukan Formasi: 2 Arah VFS Terbuka, 2 Arah FS Terbuka, 2 Arah FS Wanita, 4 Arah FS Terbuka, serta 4 Arah FS Wanita.
2. Terbang Dinamis: Dinamis Tunggal Cepat Terbuka, Dinamis 2 Arah Terbuka, dan Dinamis 4 Arah Terbuka.
3. Gaya Bebas Tunggal: Nomor Gaya Bebas Terbuka.
✅ Pada Kejuaraan Asia FAI ke-2:
1. Pembentukan Formasi: 4 Arah FS Terbuka, 4 Arah FS Wanita, dan 4 Arah Vertikal FS.
2. Terbang Dinamis: Tunggal Cepat Terbuka, Tunggal Cepat Junior, 2 Arah Terbuka, 2 Arah Junior, serta 4 Arah Terbuka.
3. Gaya Bebas Tunggal/Artistik: Gaya Bebas Terbuka dan Gaya Bebas Junior.
Dengan dukungan fasilitas terowongan angin berteknologi mutakhir serta penyelenggaraan yang matang, kedua ajang ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet, melainkan juga sarana mempererat persahabatan antarbangsa, sekaligus mengangkat nama baik olahraga nasional ke kancah dunia.
Red/PANJI









