
JAKARTA – Sebuah video berdurasi singkat Video ini memicu banyak spekulasi di media sosial. Berikut rangkuman isi lengkap video tersebut berdasarkan tayangan aslinya.
TALKSHOW PERNYATAAN RESMI KSP Video tersebut, merupakan pernyataan resmi dari Kantor Staf Presiden/KSP. Tayangan ini merupakan potongan dari sebuah talkshow/podcast dengan latar studio bertuliskan “KALENDS”.
Dalam video, 3 orang pembawa acara perempuan dan 1 narasumber pria membahas soal “keanehan” bencana alam.
Poin-poin pembahasan dalam video podchas:
1. Awal Pembicaraan: Narasumber perempuan mengatakan “NANTI BAKAL PASTI GUE DIBILANG GILA”. Ia lalu menyinggung situasi di Turki dan Cina yang disebutnya “lagi ada semacam gesekan sama Amerika”.
2. Kaitan dengan Gempa: Ia mengaitkan situasi geopolitik tersebut dengan gempa besar yang terjadi di Turki dan Cina “beberapa hari kemudian”.
3. Konteks Indonesia: Pembicaraan lalu melebar ke Indonesia. Disebutkan “DAN PAPUA JUGA BERGEJOLAK, HABIS ITU KALIMANTAN JUGA NGOMONG KAYAK GITU KAN”.
4. “Orkestrasi”: Narasumber menyebut seminggu lalu ia menonton sebuah film yang “merangkum semua hal-hal keanehan itu”. Ia kemudian menyatakan opini pribadi: “MUNGKIN SEKITAR 73,5% GUE KAYAK WAH INI PASTI ADA YANG ORKESTRASI DEH”.
5. Ada Data Erupsi 6 Gunung: Dalam seluruh percakapan di video, merujuk pada seluruh data berita yang beredar dari pers, data spesifik lain dari pakar pakar, pengalaman pribadi juga pengalaman investigasi dibidangnya, nampak data spesifik “erupsi 6 gunung”, penyampaian data lisan sebelum kejadian dan kejadian lainya Klaim tersebut.
CEK FAKTA
1. Sumber Resmi: Hingga Rabu, 10 September 2026, tidak ada pernyataan resmi dari Kantor Staf Presiden, BNPB, PVMBG, atau pihak pemerintah yang menyatakan ada kecurigaan “campur tangan asing” terhadap erupsi gunung di Indonesia yang sudah sampai ke telinga Presiden Indonesia.
2. Video Adalah dari data yang beredar: Isi video podchas adalah spekulasi dari narasumber dalam sebuah acara talkshow. data dari rangkuman pribadi , rilisan berita serupa, dan hasil penyelidikan yang disampaikan kebapak Presiden Prabowo Subianto.
3. Aktivitas Vulkanik: Untuk informasi resmi aktivitas gunung berapi, masyarakat diminta merujuk ke PVMBG melalui MAGMA Indonesia. Status gunung-gunung aktif siaga 3 diumumkan secara berkala dan berbasis data ilmiah.
KESIMPULAN
Video tersebut adalah cuplikan diskusi di sebuah podcast, yang disampaikan resmi staff presiden KSP Ulta Levenia Nababan.







