
JAKARTA,, patroli 86.com ,, 18 Oktober 2026 — Dugaan pencantuman identitas media tanpa kejelasan kewenangan menjadi sorotan setelah nama Agus Salam dikaitkan dengan media Patroli86 dalam dokumen undangan kegiatan Jurnalis Gathering & Capacity Building.
Persoalan ini mencuat setelah beredarnya dokumen berjudul “Lampiran: Daftar Undangan dan Rundown Acara” yang mencantumkan nama Agus Salam dan mengaitkannya dengan Patroli86. Pihak redaksi Patroli86 mempertanyakan status yang bersangkutan sebagai wartawan maupun perwakilan resmi media tersebut. Persoalan ini dinilai perlu mendapatkan penjelasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serta merugikan kredibilitas media yang bersangkutan.
Redaksi menegaskan bahwa penggunaan nama media harus memiliki dasar dan kewenangan yang jelas. Identitas perusahaan pers bukan sekadar label untuk dicantumkan dalam daftar undangan, melainkan berkaitan dengan tanggung jawab profesional dan kepercayaan publik.
Pimred Patroli86 Panji: Identitas Media Bukan Bisa Digunakan Sembarangan
Pemimpin Redaksi Patroli86, Panji, menekankan pentingnya menghormati identitas dan kewenangan perusahaan pers. Menurutnya, pihaknya tidak menginginkan nama Patroli86 dicantumkan oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan tanpa adanya kejelasan dari redaksi.
“Identitas media bukan sesuatu yang bisa digunakan secara sembarangan. Setiap nama media memiliki tanggung jawab, struktur redaksi, dan mekanisme penugasan yang harus dihormati. Jika ada pihak yang mencantumkan nama Patroli86 tanpa kewenangan, persoalan tersebut harus diklarifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Panji.
Panji juga meminta penyelenggara kegiatan menjelaskan dasar pencantuman nama Agus Salam yang dikaitkan dengan Patroli86 dalam daftar undangan tersebut.
Konfirmasi Dikirim, Belum Ada Tanggapan
Sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, redaksi telah mengirimkan pesan konfirmasi kepada Agus Salam melalui aplikasi WhatsApp pada 18 Oktober 2026. Pesan berisi pertanyaan terkait status keanggotaan, dasar pencantuman nama media, serta ada tidaknya mandat dari redaksi telah terkirim dan terbaca. Namun hingga berita ini disusun, belum ada jawaban atau klarifikasi yang diterima dari yang bersangkutan.
Berikut pokok-pokok pertanyaan yang disampaikan:
1. Apakah benar Agus Salam tercatat sebagai wartawan atau perwakilan resmi media Patroli86?
2. Jika benar, sejak kapan bergabung dengan Patroli86 dan siapa yang memberikan mandat atau penugasan?
3. Apakah mengetahui namanya dicantumkan dalam daftar undangan Jurnalis Gathering & Capacity Building dengan membawa identitas Patroli86?
4. Apakah pencantuman nama dan identitas media tersebut telah mendapatkan persetujuan Pemimpin Redaksi atau manajemen Patroli86?
5. Jika bukan bagian dari Patroli86, apa dasar pencantuman nama media tersebut dalam daftar undangan?
6. Apakah bersedia memberikan penjelasan atau bukti pendukung untuk memperjelas persoalan ini?
Perlu ditegaskan, pertanyaan tersebut disampaikan semata-mata untuk memperoleh kejelasan, bukan untuk mendahului kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran.
Penyelenggara Juga Diminta Menjelaskan
Selain meminta klarifikasi kepada Agus Salam, redaksi juga memandang penting adanya penjelasan dari pihak penyelenggara kegiatan. Penyelenggara diharapkan menjelaskan sumber data peserta, mekanisme verifikasi identitas media, serta dasar pencantuman nama yang dipersoalkan. Klarifikasi tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah pencantuman nama terjadi akibat kesalahan administrasi, kekeliruan pendataan, atau terdapat persoalan lain yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
Jika nantinya ditemukan bukti penggunaan identitas media tanpa kewenangan, pihak yang merasa dirugikan dapat mempertimbangkan langkah pengaduan atau upaya hukum sesuai fakta dan ketentuan yang berlaku.
Penegasan Redaksi
Dunia pers membutuhkan profesionalisme, kejujuran, dan tanggung jawab. Setiap pencantuman nama perusahaan pers harus dapat dijelaskan secara terbuka, terutama apabila menyangkut kegiatan resmi yang melibatkan berbagai pihak.
Redaksi Patroli86 menempatkan persoalan ini sebagai hal yang perlu diklarifikasi secara serius. Namun, setiap dugaan harus tetap diuji berdasarkan bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu jawaban dari Agus Salam serta klarifikasi lebih lanjut dari penyelenggara kegiatan. Apabila tanggapan diterima, redaksi akan mempertimbangkannya untuk melengkapi pemberitaan sesuai prinsip keberimbangan dan hak jawab.
“Persoalan ini bukan sekadar tentang pencantuman nama dalam sebuah daftar undangan, melainkan tentang pentingnya kejelasan identitas, kewenangan, dan tanggung jawab profesional. Kebenaran harus dibuktikan melalui klarifikasi dan fakta, bukan melalui asumsi.”
— Redaksi Patroli86.com • Tegas dan Berani






