
Sambas Kalbar patroli 86 com bersama jajaran, untuk membahas isu perbatasan dan peluang kerja sama antardaerah. Sanggau, Kamis malam 29 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas dan Sanggau memiliki ikatan kebatinan. Ia berharap hubungan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis mengenai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua daerah.
Sambas dan Sanggau memiliki ikatan kebatinan. Untuk persiapan seperti apa kerja samanya, secara teknis bisa kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kedua kabupaten sama-sama memiliki wilayah perbatasan negara, yakni Aruk di Kabupaten Sambas dan Entikong di Kabupaten Sanggau.
Sementara itu, Bupati Sambas Satono menekankan pentingnya membangun koordinasi dan mempercepat komunikasi antardaerah agar pembangunan di kawasan perbatasan turut mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.
“Kuncinya kita harus rajin membangun koordinasi dan akselerasi sehingga kue pembangunan di pusat bisa dirasakan di daerah kita yang notabenenya daerah perbatasan,” ungkap Satono.
Dalam kesempatan tersebut, Satono juga memperkenalkan potensi Kabupaten Sambas sebagai daerah pertanian. Ia menyebutkan sekitar 70 persen penduduk Sambas bergerak di sektor pertanian.
Kami bahagia dan bangga, Bulog, khususnya Cabang Singkawang, sekarang mengemas beras kita, beras Sambas,” tuturnya.
Mengakhiri penyampaiannya, Satono melihat terbukanya peluang kerja sama melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dapat memberikan keuntungan bagi kedua daerah.
“Ternyata banyak yang bisa kita bangun MoU untuk keuntungan kedua daerah. Insyaallah,” pungkasnya) korwil Kalbar Thomas dp)








