
KABUPATEN SEMARANG — PATROLI86.COM
Puncak peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Semarang berlangsung khidmat dan meriah dengan digelarnya acara “Kabupaten Semarang Bersholawat” bersama Gus Azmi. Acara ini dihadiri oleh para kiai, santri, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Semarang.
Ngesti Nugraha menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, bersholawat bersama dalam Kabupaten Semarang Bersholawat bersama Gus Azmi, yang menjadi puncak peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Semarang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ditegaskan kembali peran strategis para santri sebagai penjaga akhlak, pelestari tradisi, dan garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesantren dinilai sebagai pusat lahirnya generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga beradab dan memiliki kecintaan yang mendalam terhadap tanah air.
“Santri adalah penjaga akhlak, penjaga tradisi, dan penjaga NKRI. Dari pesantren lahir generasi yang berilmu, beradab, dan cinta tanah air,” demikian pernyataan tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh unsur yang telah mendukung terselenggaranya acara, khususnya para kiai, santri, dan masyarakat Kabupaten Semarang. Diharapkan semangat kebersamaan ini terus dijaga melalui kegiatan-kegiatan positif, memperkokoh persatuan, dan mewujudkan Kabupaten Semarang yang berkemajuan.
“Mari terus bersholawat, menjaga persatuan, dan mewujudkan Kabupaten Semarang Berdikari,” tutup Ngesti Nugraha.
PATROLI86.COM — Mengawal Keadilan, Berita Terverifikasi









