
TANGERANG,, patroli86.com ,,Sabtu (9/11/2024) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Tangerang yang berada di Propinsi Banten,menjadi momen riang gembira dan ceria bagi warga binaan,karena didatangi mahasiswa dan mahasiswi dari kampus Univertas Mpu Tantular dalam kegiatan memotivasi, mengarahkan, dan menyadarkan pentingnya masa depan yang di pimpin langsung Dosen Pengampu Dr. Junifer Dame Panjaitan, S.H., M.H.,.

Acara yang diadakan di Aula LPKA, selain dihadiri Dosen, mahasiswa dan mahasiswi juga Kepala LPKA, unsur pimpinan serta warga binaan.Dalam sambutannya Kepala LPKA Rahnianto mengucapkan terima kasih kepada Kampus Universitas Mpu Tantular khususnya Fakultas Hukum yang di pimpin Ibu DR. Junifer Dame Panjaitan, S.H., M.H., atas kepedulian terhadap warga binaan.
Rahnianto juga menjelaskan, saat ini anak-anak remaja sudah kurang mempelajari tentang sejarah dan nama-nama pahlawan. Kalau dulu kita pernah mengenal mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB), tambahnya.
Sebagai bukti keseriusan Rahnianto terhadap nilai-nilai sejarah supaya warga binaan mau belajar sejarah di setiap dinding di pajang foto pahlawan, bahkan foto presiden pertama hingga foto presiden yang sekarang (tahun 2024).

Sementara itu Juniter D Panjaitan di lokasi juga mengatakan pada para warga binaan, pentingan kalian untuk belajar dan tidak kecil hati. Karena para mahasiswa dan mahasiswi kami, meski sudah usia di atas 50 tahun masih tetap semangat dalam belajar. Bahkan ada yang usianya seumuran bapak saya, ungkap Junifer D Panjaitan.
Dalam kegiatan ini selain para mahasiswa dan mahasiswi diminta menanyakan awal mula mereka warga binaan masuk LPKA juga di minta agar memberikan semangat warga binaan untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.
Warga binaan juga sangat antusian dan semangat dalam menjawab kuis yang diberikan oleh panitia karena lumayan ada hadiahnya untuk yang dapat menjawab.
Salah satu warga binaan yang tidak kita sebut namanya, ketika di tanya di suruh memilih enak tinggal di rumah atau tinggal disini (LPKA), dia menjawab, saya lebih suka tinggal di rumah jawab semangat.

Kegiatan ini di tutup dengan pembacaan do’a serta pernyataan bangga dari Kepala LPKA yang dapat beribadah dengan menjadi membina anak-anak warga binaaan.
Tim







