
Sumsel/ patroli 86.com/
Lembaga swadaya masyarakat ketua tim saber pungli komando garuda sakti aliansi indonesia rabu tanggal 12 februari 2025 perwakilan sumatera selatan ahmad Reza andesta beserta tim melaporkan dugaan melawan hukum tindak pidana perampasan tanah milik warga, pungli dan korupsi yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dengan inisial IY dan suaminya dengan inisial WI sebagai operator sekolah termasuk bendahara bos juga mengatasnamakan dirinya sebagai pemilik yayasan
dugaan :
- diduga menguasai lahan yang dibeli oleh para warga dan wali murid dari penjual tanah atas nama bapak Saimin di tahun 2002 dengan uang hasil dari sokongan atau sumbangan sebesar 10.000 per orang dengan total harga lahan sebesar 1 juta rupiah
namun disayangkan saat ini SD swasta way wangi itu diklaim milik bapak wiwindra pribadi - diduga pungli uang sejumlah rp600.000 kepada mantan guru kelas 2 sd swasta way wangi di tahun 2015 atas nama Dewi Indriani
- diduga pungli uang sejumlah rp850.000 untuk memasukkan data ke dapodik atas nama Siti Maisaroh dan selanjutnya diminta lagi dana untuk pembuatan NUPTK senilai rp800.000 dengan total senilai rp1.650.000
korban merasa penasaran, setelah korban menanyakan langsung ke operator Dinas Pendidikan Oku Selatan ternyata nama tersebut tidak terdaftar - diduga pungli uang sejumlah rp300.000 untuk memasukkan data ke dapodik atas nama Valentino puja Kusuma pada tahun 2024
- diduga pungli uang sejumlah rp300.000 untuk memasukkan data ke dapodik atas nama Husin sebagai guru olahraga pada tahun 2024
- diduga pungli uang bantuan program Indonesia pintar mulai dari rp50.000 sampai rp75.000 sampai tidak menerima sama sekali yang seharusnya siswa menerima bantuan pip senilai rp450.000 per siswa per tahun sedangkan pengakuan dari para siswa ada yang hanya menerima uang sejumlah rp75.000 dan ada juga yang tidak menerima sama sekali di tahun 2022 yang jumlah siswa penerimanya kurang lebih 90 siswa
- diduga pungli uang bantuan program Indonesia Pintar senilai rp75.000 di tahun 2023 seluruh siswa penerima program Indonesia Pintar 35 siswa
- diduga pungli uang bantuan program Indonesia Pintar senilai rp50.000 sampai dengan 75.000 di tahun 2024 siswa penerima jumlah 12 siswa
- diduga penggelembungan siswa sebanyak 4 orang karena di data dapodik sebanyak 98 orang sedangkan fakta dari keterangan dewan guru hanya sebanyak 94 orang di tahun 2024 yang artinya ada menggelembungkan dana BOS senilai kurang lebih rp3.600.000
- diduga memotong gaji untuk 6 orang guru sejumlah 17 juta di termin pertama dan ditermin kedua dengan jumlah 17.000.000 pada tahun 2023 dengan jumlah selama 1 tahun kurang lebih 34 juta Karena yang dianggarkan di termin pertama pada guru honor senilai 30.500.000 dan ditermin kedua nilainya 30.500.000 dengan total keseluruhan dalam satu tahun sebesar 61 juta
- diduga memotong gaji guru untuk 6 orang sejumlah 20 juta di termin pertama dan di termin kedua sejumlah 20 juta pada tahun 2024 dengan jumlah selama 1 tahun itu 40 juta Karena yang dianggarkan determin pertama pada guru honor senilai 36 juta dan ditermin kedua senilai 36 juta dengan total keseluruhan dalam satu tahun sebesar 72 juta
12.diduga oknum operator atau bendahara bos atau ketua yayasan atas nama wiwindra yang memecat dan nonaktifkan guru atas nama Nelyanti S.PD pada tanggal 25 Januari 2025 dengan alasan tidak jelas, sedangkan ibu guru Nelly Yanti s.pd sudah mengabdi selama 20 tahun lamanya di SD swasta way wangi tersebut
tim LSM Dan wartawan telah mewawancarai dewan guru serta wali murid serta para warga dan para guru menyatakan apabila permasalahan ini tidak diselesaikan oleh Kejari Oku Selatan maka seluruh dewan guru akan mengundurkan diri sebagai guru pengajar di SD swasta wewangi dan wali murid menyatakan apabila permasalahan ini tidak diselesaikan maka para warga dan wali murid berencana akan berunjuk rasa di kantor dinas pendidikan dan pihak yang terkait lainnya kata wali murid Ahmad Rez
(Tim Awaludin)








