
Bali,, patroli86.com ,, Seorang penekun spiritual asal Tabanan yang bernama lengkap Ni ketut Purniti S.Ag.M.Pd.H.melakukan Perjalanan Suci menuju tempat tempat suci yang ada di Negeri India ,ibu yang sehari harinya sangat ramah dan murah senyum ini kembali menceritakan perjanan sucinya ke awak media perjalanan.
Tirthayatra menuju Haridvar, Rshikes dan Vrndavan.
Haridvar adalah dhama suci dimana Air suci Sungai Gangga mengalir deras dari Sorgavi ditopang oleh Deva Siva sendiri pada rambut kepala Nya,karena begitu deras mengalir dari sorga Sungai suci ini disebut Sungai Gangga.
Kemunculannya dari Kaki padma Sri Vishnu dalam wujud Sri Vamana Dewa Sungai Gangga disebut Vishnupada,konon sempat ditelan Maharesi janu sehingga disebut Jahnavi Devi .Rshi Bhagirata melakukan pertapaan dan memohon agar Ibu Gangga turun ke bhumi untuk menyelamatkan leluhurnya dari kutukan yang terbakar hangus semuwanya akibat berteriak dekat sebuah pertapaan sang Rshi saat mencari kudanya yang hilang untuk Yadnya,karena sidhi dari pertapaan Rshi Bagirata mampu memohon kepada Mahadeva agar Ibu gangga turun ke Bhumi.Nama lain sungai Gangga adalah Bhagirati Devi.Gito panisad adhyaya 10.31 menguraikan” srotasam asmi jahnavi , diantara sungai – sungai yang mengalir Aku adalah Sungai Gangga”.
Orang dapat menyucikan dirinya atau membersihkan badannya dengan cara mandi didalam air,tetapi kalau seseorang mandi sekali saja dalam air suci Gangga pastilah menyucikan dirinya,apalagi mandi dalam air suci Gangga Bhagavad Gita,maka hal-hal yang kotor dari kehidupan materialnya dimusnahkan seluruhnya.( Gita Mahatmya 3).Gangga nadi menyentuh kaki padma Sri Vishnu disebutlah Haridvara yang artinya Pintu Sri Hari.Murti Deva Siva berdiri tegak di tengah Sungai Gangga di Haridvar,dan ditempat ini setiap hari dipenuhi para yatri yang mengikuti puja Gangga disebut Harkhi Pauri setiap senja ribuan umat para penziarah mengikuti Gangga Arati dengan menyalakan diva besar diringi lantuman kidung suci memuliakan Ibu Gangga
Om jay gangga matha
Om jay gangga mathaโฆ..suara genta,cengceng dan kendang bertalu-talu ,para yatri kusuk berdoa mengikuti irama musik dan kidung rohani sambil mempersembahkan bunga dan api dipa.Pukul 19.30 waktu setempat arati gangga selesai suasana hening dan bahagia rasanya mengikuti Gangga arati.Malam hari kami kembali ke hotel beristirahat.Subuh sudah bangun jam 05.00 menuju Mansa devi mandir menaiki Troli kereta gantung menuju Mandir diatas gunung dikaki Pegunungan Himalaya.
Dari Mansa Devi kami melanjutkan menuju Gunung Rshikes tempat para pertapa dan para yogi menaklukan indriyanya. Dengan jukung kami diajak tour guide menyebrangi Sungai Gangga ,udara yang sejuk penuh damai dan segar .Suara burung merak dan rusa terdengar,sapi ada dijalanan sepanjang perjalanan di lorong berjalan bebaspenduduk disini sangat menghormati sapi lambang brahmana ada yang memberi buah-buahan dan sayuran segar.Kami bertiga menuju Gita ashram untuk membaca satu Bab Ayat-ayat suci Bhagavad Gita.Para yatri rame melakukan pradaksina dengan mengelilingi mandir.
Bermalam di hotel Laksia’s disambut ramah tamah penuh senyum.Rshikesa adalah nama salah satu dari Tuhan Krishna yang artinya mengendalikan indria – indria.penduduk Gunung Rshikes adalah para Yogi dan tapaswi.Perjalanan yatri lanjut menuju Vrndavan kurang lebih 5 jam ditempuh dari Haridvara,Vrndavan adalah tempat lila Sri Krishna masa kanak-kanak bermain bersama teman-temannya para gopa pengembala sapi di vrajadhama.Seluruh penduduk rohani vrndavan disebut Vrajabhasi.Banyak kuil Krishna dikanan kiri jalan hanya nama suci Tuhan bergema di vrndavan Radhe Radhe Jaya Krishna jaya Vrindavan.Kami ikut puja di mandir tradisi dan Mandir Iskcon yakni di Krishna Balaram Mandir Vrindavan.
Bertepatan Hari Raya Holi penduduk vrajabhumi turun ke jalan berbondong-bondong dan mendatangi mandir berdoa bersujud menari dan kirtan dengan sangat riang mempersembahkan dana punia ,bunga ,buah dan hasil panen dari ladangnya.
Kisah Hari Holi tidak terlepas dari kegembiraan kaum remaja menabur tepung warna warni ada mensemprotkan air warnawarni sambil menari kegirangan dimana dalam kisah percintaan Sri Radha dan Sri Krishna bersama para sakhi menari sambil mencolekkan warnawarni di pipi,di rambut dan dibaju,mereka girang dan bahagia selama 7 hari suara musik sepanjan jalan.
Doa yang dipanjatkan
O Sri Krishna yang hamba cintai,Andalah Kawan bagi orang yang berduka cita,andalah sumber ciptaan,Andalah Tuan bagi para gopi dan Andalah yang mencintai Radharani.
Hamba bersujud dengan hormat kepada Radharani yang berwajah seperti seperti emas cair.Radharani adalah Ratu Vrndavan,putri Maharaj Vrsabhanu,dan Beliau sangat dicintai oleh Sri Krishna.
Berkunjung ke tempat – tempat suci sangat mempunyai makna spiritual dalam penebusan dosa penyucian diri dalam hidup ini. Di Vrindavan semuwa penduduknya rohani dimana Tuhan Krishna berlila ditempat ini bermain peran seperti manusia biasa untuk memberikan mukti ataupun pembebasan.Radhe Radhe Hari Om Tat Sat.
Team








