
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Untuk kegiatan lintas sektor itu, Gunanya dan tujuan nya adalah untuk mereview ( Kegiatan memberikan usulan atau tinjauan terhadap suatu hal, baik itu pengalaman, karya, jasa, yang memberikan informasi, penilaian atau analisis.) hasil kegiatan 3 bulan kebelakang April, Mei, dan Juni, sejauh mana hasil dari yang didapatkan di 12 indikator pelayanan standar, pelayanan minimal Puskesmas.
Itu di paparkan ke Camat , lintas Polsek, Lintas Danramil, KUA, Dikjar, pokoknya lintas sektor nya Kecamatan , demikian dikatakan Kapus Tompe – Sirenja Adwan, SKM kepada Awak Media Ini di ruang Kerjanya Kantor Puskesmas Punggava Tompe – Sirenja, Sabtu, 26 Juli 2025.
Kepala Puskesmas Punggava Tompe, Serenja Adwan, SKM mengatakan, Jadi dari hasil itu, kami memaparkan dari 12 indikator itu, baru 4 yang memenuhi Target kata Adwan, SKM.
Karena sampai di bulan Desember itu dia, Capaiannya 100 %, sampai saat ini target bulanannya ada 41, 0 lebih.
Olehnya itu harapan untuk pemerintah Kecamatan, Lintas sektor, Danramil, Pemerintah Desa, KUA, Dikjar, dan Saya berharap juga Puskesmas itu Perlu Dukungan dari Pemerintah Desa untuk menghimbau, semua masyarakat dilingkungan desa nya, untuk datang ke Fasilitas pelayanan pelayanan kesehatan dan datang ketempat – tempat posyandu.
Pasalnya itu salah satu Motivasi buat masyarakatnya.
Supaya bagaimana datang ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan, contohnya desa itu penduduk nya 100 jiwa, seribu orang itu wajib diskrining ( penyaringan atau pemeriksaan awal) artinya Skirining Kesehatan adalah Pemeriksaan yang di lakukan untuk mendeteksi penyakit atau Faktor risiko Kesehatan pada orang yang belum menunjukan gejala, atau mengetahui jenis penyakitnya jelas Adwan, SKM.
Dari hasil Diskrining itu setiap bulan itu kita input di sistem namanya ” SATUSEHAT” adalah nama Plafon digital yang di kembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ( Kemenkes RI) untuk Integrasi Data Kesehatan Nasional, dan platform ini bertujuan untuk menghubungkan berbagai Sistem Informasi Kesehatan.
Kedua Pelaksanaan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis untuk anak usia sekolah , SD, SMP, dan SMA ( kalau TK masuk di Posyandu).
Kemudian juga kami mengundang kalau dari SD undang Korwilnya, kalau SMP semua kepala Sekolah, begitu juga SMA, ujar Kapus Punggava Tompe – Serenja ADWAN, SKM.
Harapan nya itu, Kami mengundang Kepala Sekolah dan Korwil itu, untuk memastikan kegiatan ini perlu dukungan emosional dari Kepala Sekolah, harapan nya semua sasaran baik dari kelas satu sampai kelas enam SD begitu SMP kelas Satu sampai kelas 3, dan SMA sampai kelas 3, harapannya semua harus Diskrining.
Diskrining itu semacam pemeriksaan penyakit.
Jadi dari hasil itu nanti tetap di Input, makanya kami kemari itu agak alot untuk membahas bagaimana mekanisme untuk pelaksanaan Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis.
Jadi dari data itu, karena ini ada format Diskrining kalau anak SD itu di tulis atau di rekam oleh orang tuannya ada format Diskrining di berikan, kalau SMP dan SMA mungkin mereka bisa mengisi sendiri cuman harus membawa KTP dan Kartu Keluarga.
Adapun tanggapan dari perwakilan Korwil dan perwakilan dari Kepala sekolah SMP dengan SMA Mereka sangat mendukung karena ini Program Pemerintah, jadi untuk mensukseskan kita harus sama-sama untuk melaksanakan ini , makanya kami buat kemarin itu lintas sektor sekalian bagaimana Kami kalau mengukur nanti tingkat keberhasilan nya, karena 3 bulan kedepan akan di pertemukan kembali tegas Kepala Puskesmas Punggava Tompe Serenja, Kabupaten Donggala, ADWAN, SKM. Turu hadir Camat Sirenja Argumi Firdaus, Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan, SKM, Kapolsek Sirenja Iptu Hanase, S.Pd, diwakili Bhabinkamtibmas, Danramil 1306 – 14 / Sirenja, Lettu Inf Darwin, diwakili Babinsa, Kades Ombo Nasrun H. Nawir, dan rekan Kades 12 Desa, Para Kepala Sekolah, Kepsek SMPN 1 Serenja Jamidar, S.Pd, SMPN 2 Sirenja Alwi, S.Pd dan lain – lain, Korwil Dikjar, KUA ( HARD)








