
WONOSOBO, JAWA TENGAH – patroli86.com ,, Ketegangan mencengkeram udara Wonosobo saat fajar menyingsing, namun berakhir dengan sorak kemenangan. Dalam sebuah operasi militer yang presisi dan taktis, Tim Gabungan Intelijen TNI berhasil menggempur persembunyian Ahmad Setiawan alias Iwan, pelaku pembacokan keji terhadap Almarhum Serda Rahman Setiawan. Penangkapan dramatis ini terjadi pada Senin, 15 September 2025, pukul 11.07 WIB, di sebuah rumah terpencil di Dsn. Sewiyu, Kepil, Wonosobo.
Di bawah komando Letkol Inf. Jon Young Saragih, S.Sos (Waasintel Kasdam IV/Dip), sekitar 37 personel elit dari Den Intel Dam IV/Dip, Tim Intel Rem 072/Pmk, dan Unit Intel Kodim 0707/Wsb bergerak dalam senyap. Sejak pukul 07.30 WIB, perburuan intensif dimulai, memburu jejak sang buronan yang telah lama meresahkan.
Detik-Detik Puncak Operasi yang Mendebarkan:
- Pukul 09.47 WIB: Informasi krusial datang! Lokasi persembunyian Iwan, yang selama ini licin bak belut, akhirnya terendus tajam oleh intelijen.
- Pukul 09.51 WIB: Tiga anggota Apintel dengan sigap mengunci pergerakan tersangka, menciptakan perimeter ketat sambil menunggu bala bantuan.
- Pukul 10.26 WIB: Pasukan gabungan merangsek maju, mengepung rumah target dengan cermat, menciptakan jaring tak terhindarkan bagi pelaku.
- Pukul 11.07 WIB: Dengan koordinasi sempurna, tim melancarkan sergapan kilat! Pintu didobrak, dan Ahmad Setiawan alias Iwan dilibas tanpa ampun, tak diberi kesempatan sedikit pun untuk melawan.
Hanya dalam hitungan menit setelah penangkapan, pukul 11.15 WIB, Iwan langsung digelandang menuju Markas Kodim 0707/Wsb untuk pemeriksaan awal. Pukul 13.00 WIB, tersangka dan barang bukti diserahterimakan kepada Polres Wonosobo, menandai babak baru dalam penegakan hukum.
Keberhasilan operasi ini bukan hanya menjadi penawar rindu keadilan bagi keluarga Almarhum Serda Rahman Setiawan, tetapi juga menegaskan kekuatan dan kesigapan TNI dalam menjaga keamanan dan menumpas kejahatan di bumi pertiwi. Keadilan, kini selangkah lebih dekat.
(Red/Team)







