
Sambas,, patroli 86.com ,, Kamis (21/5/2026).
Seluruh anak yang mengalami gejala keracunan tersebut langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, mayoritas korban kini sudah diperbolehkan pulang.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sambas, Dzaky Brayogi, mengonfirmasi bahwa 14 siswa telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi kesehatan mereka dipastikan membaik.
Sementara itu, satu siswa lainnya masih harus menjalani observasi mendalam oleh tim medis di Puskesmas Selakau. Petugas kesehatan setempat menyatakan siswa tersebut memerlukan penanganan melalui infus karena mengalami kendala saat diberikan obat oral.
Penyebab pasti dari insiden ini masih dalam tahap penyelidikan intensif, di mana sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah diamankan. Petugas medis puskesmas berencana mengirimkan sampel tersebut ke BPOM provinsi untuk mendeteksi keberadaan mikroorganisme.
Laporan awal dari lapangan menunjukkan dugaan sementara keracunan dipicu oleh olahan lauk ayam dalam menu MBG yang terindikasi sudah berlendir atau basi. Kendati demikian, kepastian mengenai penyebab utama peristiwa ini masih harus menunggu hasil resmi uji laboratorium)Thomas dp)








