
Mimika, Papua Tengah Selasa, 19 Agustus 2026*
Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)* menyerang Pos Keamanan Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional PTFI Yonif 133/YS di Kabupaten Mimika pada *Senin, 17 Agustus 2026
Penyerangan terjadi bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam insiden tersebut, Pratu Riski Kurniawan* anggota Satgas Pam Obvitnas PTFI Yonif 133/YS dilaporkan gugur.
Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut usai kontak tembak, kelompok bersenjata melarikan diri sambil membawa paksa warga sipil.
“Bukan diculik. Tapi itu dibawa paksa. Saat mereka melakukan pemunduran. Yang dibawa itu perempuan semuanya,” ujar Letkol Jozanda, Selasa 19 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan Dandim, total *9 orang perempuan* yang dibawa paksa oleh kelompok tersebut.
Selain itu, 2 orang ibu juga menjadi korban. Keduanya ditembak dan dibuang ke jurang saat berusaha melindungi anak gadisnya yang dibawa paksa.
Karena berupaya untuk melindungi anak gadisnya yang dibawa, maka ibu ini ditembak. Yang satu ditembak, yang satu dilempar ke jurang,” ungkapnya.
Hingga saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pendataan identitas para korban dan pengejaran terhadap kelompok bersenjata.
Pihak Dandim mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika memiliki informasi terkait keberadaan korban.
REDAKSI MEDIA http://PATROLI86.COM
VERSI SINGKAT BUAT MEDSOS:*
DUKA MIMIKA*
*17 Agustus 2026*
Pos TNI di Mimika diserang kelompok bersenjata OPM. *Pratu Riski Kurniawan* gugur.
Usai penyerangan, 9 perempuan dibawa paksa. 1 ibu ditembak,
ibu dibuang ke jurang saat melindungi anaknya.viralnya pada tanggal 21/8/2026
Aparat masih melakukan pengejaran.
Kami mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil) kaperwil Kalbar Thomas dp









