Probolinggo, patroli86.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Firman Bastian bersama sejumlah pegawai menemui Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko untuk melakukan silaturahim dan audiensi di Guest House Kraksaan, Rabu (25/1/2023) sore.
Turut mendampingi Wabup Timbul, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, Kepala Bapelitbangda (Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah) Santiyono dan Kepala Diskominfo (Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian) Yulius Christian.
Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengaku sangat bersyukur dengan adanya BPS Kabupaten Probolinggo. Sebab BPS ini adalah mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam rangka untuk memotret dan menyajikan data-data.
“Harapan saya tentunya dengan adanya audiensi ini terjalin kerja sama antar Pemkab Probolinggo dan BPS dalam rangka untuk bisa menyajikan dan memotret khususnya masyarakat di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Lebih lanjut Wabup Timbul mengharapkan dengan adanya sejumlah program strategis dari BPS mulai dari sensus sosial ekonomi, sensus pertanian dan lain sebagainya Pemerintah Daerah mempunyai data dan sekaligus bisa mengindentifikasi persoalan-persoalan yang ada di bawah.
“Paling tidak kami bisa mendekati kebenaran dalam hal nantinya kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah untuk menangani persoalan tentang kemiskinan, pengangguran dan sosial, angka kematian ibu dan bayi serta angka putus sekolah yang ada di masyarakat,” tegasnya.
Sementara Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Firman Bastian mengungkapkan bahwa kegiatan audiensi ini merupakan ajang untuk silaturahim dan perkenalan. Pasalnya dirinya mulai ditugaskan pada awal bulan Januari 2023.
“Kami berharap sebagai pejabat baru di BPS Kabupaten Probolinggo mendapatkan dukungan penuh dari Bapak Wakil Bupati Probolinggo dalam menjalankan sejumlah program strategis,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Firman juga menyampaikan adanya beberapa program strategis yang ditunggu oleh Pemerintah Daerah terkait data registrasi sosial ekonomi yang memuat by name by addres status perekonomian masyarakat.
“Nanti data itu pada bulan April 2023 akan dipublish di tingkat desa. Disana titik krusialnya kaerna menentukan terkait dengan validitas data. Data yang kami hasilkan di rangking kemudian dipublish di tingkat desa untuk selanjutnya ditetapkan oleh kepala desa. Nantinya itu sebagai acuan untuk sasaran tembak program pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Selanjutnya pada bulan Juni dan Juli 2023, Firman meminta dukungan kepada Pemkab Probolinggo dengan adanya program Sensus Pertanian. Program ini melibatkan seluruh desa dan masyarakat.
“Nanti kami juga akan menurunkan petugas sensus yang akan memotrret pertanian di Kabupaten Probolinggo. Hasil yang didapat dari sensus tersebut diharapkan menjadi sasaran program di dalam membangun pertanian Kabupaten Probolinggo,” harapnya.
Terkait dengan isu-isu pertanian global farming dan banyaknya generasi muda yang sudah menjahui pertanian diharapkan bisa terpotret didalam kegiatan Sensus Pertanin. Berapa jumlah tenaga di sektor pertanian dan bagaimana struktur umurnya.
“Dengan adanya data yang lengkap dan valid mengenai situasi kondisi pertanian Kabupaten Probolinggo diharapkan bisa diambil kebijakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk membangun pertanian berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.(Ali)







