
SOLOK ,,Patroli86.com,, Bupati Solok periode 2021-2025, Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar, pamit dan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok. Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-40 tingkat Kabupaten Solok di Lapangan Nagari Singkarak, Jumat (6/12) menjadi momentum bagi “Sang Kapten” untuk mohon diri kepada masyarakat, khususnya masyarakat Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Epyardi Asda, dengan keteguhan dan ketegaran tingkat “dewa”, mohon maaf atas segala ketidaksempurnaan dirinya selama memimpin Kabupaten Solok.
“Ini merupakan iven terakhir saya sebagai Bupati Solok bersama masyarakat. Seiring dengan berakhirnya masa jabatan dan akan bergantinya kepemimpinan di Kabupaten Solok, pada kesempatan ini, saya pribadi dan keluarga pamit, mohon diri dan mohon maaf atas ketidaksempurnaan selama memimpin Kabupaten Solok,” ujar H. Epyardi.
Pembukaan MTQN ke-40 tingkat Kabupaten Solok ini berlangsung meriah, meski diselingi hujan gerimis. Diawali dengan pawai taaruf dari Dermaga Singkarak hingga ke Lapangan Nagari Singkarak, dilanjutkan dengan defile kafilah dari 14 kecamatan.
Turut hadir dalam pembukaan ini, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Mahyudin, Kakan Kemenag Kabupaten Solok Zulkifli, S.Ag, MM, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivony Munir, S.Farm, Apt, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Medison, S.Sos, M.Si, Anggota DPRD Sumbar Lastuti Darni, S.Pd, Forkopimda Kabupaten Solok, Forkopimcam X Koto Singkarak dan masyarakat nagari Singkarak.
Pembukaan MTQ Nasional ini ditandai dengan pemukulan tabuah oleh Bupati Epyardi Asda dan Kakanwil Mahyudin didampingi undangan lainnya, serta pemasangan tanda peserta secara simbolis pada Qori dan Qoriah. MTQN ke-40, mempertandingkan cabang Tilawah, Tahfiz, Tafsir, MSQ. Khutbah dan Kaligrafi dengan lokasi pelaksanaan masjid, musala, sekolah dan madrasah yang ada di Nagari Singkarak, Sumani, Koto Sani dan Saning Bakar.
Kakanwil Kemenag Sumbar H. Mahyudin, dalam sambutannya berharap MTQ ini menjadi ajang pencarian Qori/Qoriah yang nantinya akan membela Kabupaten Solok ke tingkat provinsi dan secara berjenjang nantinya akan menjadi duta Sumbar ke tingkat Nasional.
“Semoga nantinya ada Qori dan Qoriah Kabupaten Solok yang mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat Nasional,” ujar H. Mahyudin.
Sekda Kabupaten Solok yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ Nasional ke-40 ini merupakan ajang rutin yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali yang didukung oleh APBD. Menurut Medison, pelaksanaan MTQN ke-50 ini dikelola oleh LPTQ didukung oleh Pemkab Solok dan Kantor Kemenag Kabupaten Solok.
“MTQ ini akan berlangsung selama empat hari sejak tanggal 6 hingga 9 Desember 2024 mendatang,” ungkap Medison.
Tim Patroli86








